WARGA yang bermukim di Perumahan Griya Elok Residance yang berlokasi di Kecamatan merasa sangat berterimakasih kepada Pemko Padang yang dinahkodai Walikota Padang dan Wakil Walikota H.Mahyeldi dan H.Emzalmi.
Kenapa masyrakat berterima kasih dan bersyukur? Karena dambaan perbaikan jalan masuk kompleknya yang telah diperjuangkan selama delapan tahun, baru di masa kepemimpinan Mahyeldi dan Emzalmi ini baru direalisasikan.
Kemudian ucapan terimakasih tersebut disampaikan berkat keberhasilan dan telah selesainya perbaikan jalan menuju keperumahan ini. Bahkan betonisasi yang di lakukan oleh Pemko di jalan masuk keperumahan Griya Elok ini sangat membantu warga yang telah lama mendambakan jalan yang layak serta baik untuk di lalui.
Sekilas, jika mendengar nama komplek perumahan "Griya elok" pasti yang terlintas di benak kita adalah perumahan mewah dengan kondisi jalan yang bagus, lebar dan nyaman dilalui. Semua yang terlintas dibenak kita tersebut akan sirna dengan sendirinya, ketika kita melintas di gerbang perumahan Griya Elok ini. Kita akan dihadapkan dengan pemandangan jalan yang berlobang dan hampir tidak di temukan aspal yang masih melekat di badan jalan. Hal ini lebih memprihatinkan lagi ketika hujan turun, lumpur dan jalan berlubang menjadi pemandangan yang lumrah oleh masyarakat di sini. Hampir delapan tahun jalan ini tidak perna ada upaya perbaikan dari pemerintahan Kota Padang.
Fakta itulah yang membuat saya prihatin, ketika pertama kali memasuki komplek perumahan yang terletak di dua kelurahan( Batuang Taba dan Ampalu Pengambiran Kecamatan Lubuk Begalung. Sewaktu ada kesempatan untuk bersilaturrahim dengan pengurus RT disini, maka saya mencoba bertanya lansung kepadanya;"Kenapa jalan masuk keperumahan ini begitu jelek, sedangkan di dalamnya banyak terdapat rumah-rumah mewah..?.
Lantas RT yang di kenal dengan panggilan Murizal bercerita panjang lebar. Kalau jalan tersebut sudah sering masuk dalam perencanaan perbaikan, Sudah sering di ukur oleh pihak konsultan, namun tidak perna ada perbaikannya. sehingga sebagian warga di sini sudah pesimis, serta putus asa untuk mengajukan permohonan perbaikan jalan. Untung masih ada Yonnis Fendri SH dan Muhrizal SH serta sebagian kecil warga lain yang masih optimis dengan program yang di usung Buya Mahyeldi dan Pak Emzalmi.
Bermodal informasi dari Muhrizal SH, saya mencoba mengambil foto jalan tersebut yang kebetulan waktu itu hujan turun. Foto jalan yang berlobang dan di penuhi lumpur saya kirim lansung ke walikota. Selama seminggu tak ada respon dari pihak pemko.
Tapi impian dan dambaan masyarakat yang ikut diperjuangkan warga yang akrap dipanggil Yon dan Zal, bak gayung bersambut. Soalnya, sebulan setelah foto jalan di kirim kepada Walikota Padang, pihak kontraktor memasang plang proyek di gerbang jalan perumahan Griya Elok,dan masuk pada proyek ke-20 dari 22 proyek perbaikan jalan dan jembatan yang di laksanakan Pemko di akhir tahun 2015. Hamdallah.
Masyarakat sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemko dalam hal ini walikota dan wakil walikota yang sangat cepat merespon keluhan dari masyarakat. Wajar saja masyarakat di sini sangat mengapresiasi kinerja walikota dan wakilnya saat ini. Keluhan masyarakat ini sudah berlansung lama hampir delapan tahun,dan mungkin sudah berulangkali surat permohonan di sampaikan warga. Tapi hasilnya nihil dan baru sekarang penantian panjang warga di sini di penuhi oleh Sang walikota. Dan tidak berlebihan rasanya kalau saya mewakili masyarakat di sini mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Pemko,Walikota Padang dan semua pihak yang terlibat dalam perbaikan jalan ini. Terimakasi Buya Mahyeldi semoga Allah SWT senantiasa melindungi setiap gerak langkah Buya...sukses selalu dalam memimpin Kota Padang. (Penulis kader PKS dan pemerhati sosial masyarakat).
