BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)— Wakil Wali Kota Pariaman, Dr. H. Genius Umar, mengatakan, santunan atau bantuan disalurkan kepada dua keluarga ahli waris yang ditinggalkan korban akibat insiden yang menewaskan dua warga Kota Pariaman, hanya sebagai stimulan sebagai tanda ikut berduka atas musibah yang menimpa warga, Rabu, (16/3/2016).
Dikatakan, Pemerintah Kota Pariaman, menyalurkan dana duka bagi ahli waris Zamzamil (76) korban kebakaran di Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur, dan Roni (23) korban tewas akibat tersentrum listrik di Desa Kampung Perak, Kecamatan Pariaman Tengah.
"Atas nama Pemerintah Kota Pariaman kita turut berduka cita sedalam-dalamnya atas insiden yang merenggut dua korban jiwa dalam rentang waktu berdekatan," kata dia.
Ia meneruskan, setiap keluarga ahli waris diberikan santunan dana masing-masing sebesar Rp2 juta yang bersumber dari dana Badan Amil Zakat Nasional (BAZ) Kota Pariaman.
Selain itu, pihaknya juga memberikan santunan kepada Sukri (22) warga Desa Kampung Perak, Kecamatan Pariaman Tengah yang menjadi korban selamat dalam insiden tersentrum arus listrik pada Selasa sore (15/3/2016).
"Alhamdulillah Sukri bisa selamat dalam insiden tersebut, dan untuk biaya pengobatan di Rumah Sakit telah ditanggung oleh pemerintah melalui dana BAZNAS," terangnya.
Genius juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secepatnya melakukan koordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk melakukan dan mendata ulang seluruh instalasi listrik yang ada.
"Tujuannya agar keselamatan masyarakat pengguna listrik dapat terjaga dari bahaya yang dapat saja terjadi kapan pun," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Yaminurizal menyebutkan, pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan ke tingkat provinsi untuk perbaikan Rumah Zamzamil yang hangus terbakar terebut.
"Untuk perbaikan rumah sendiri akan diusahakan ke tingkat provinsi sehingga ahli waris juga bisa menempatinya kembali," ujarnya.
Terkait arahan dan instruksi Wakil Wali Kota tentang pendataan ulang dan perbaikan sejumlah instalasi listrik pihaknya akan melakukan rapat koordinasi secepatnya dengan PLN.
Sementara itu, Syamsudin (59) ahli waris Zamzamil korban kebakaran mengatakan berterimakasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kota Pariaman. “kok ketek talapan jo nyiru ditampuangan,” tutur Syamsudin dengan linangan air mata. (amir)
