BIJAK ONLINE (Padang)--- Setelah berjuang di babak Konser Final Top 34, Selasa (6/3) malam di ajang pencarian bakat nyanyi Indosiar Liga Dangdut Indonesia atau LIDA bersiap memulai Konser Final Top 27 LIDA.
Selasa (6/3) malam itu, Ari Firman, yang tampil di Grup 1 tampil di urutan kedua, urutan yang pertama tampil Lewita (Kalteng). Sementara Grup 1 selain Arif (Sumatera Barat) dan Lewita juga dihuni Nando (Jawa Barat), Yuyun (Gorontalo), dan Rahma (Maluku). Sebelumnya, mereka lolos setelah melewati Konser Nominasi LIDA dan menjadi juara di provinsi masing-masing.
Arif menjadi juara provinsi Sumatera Barat setelah meraih SMS sebanyak 33,21%, lewat penampilannya di lagu "Aku Dilahirkan untuk Siapa". Arif merupakan satu dari total dua duta dangdut LIDA yang memiliki kekurangan fisik. Arif tidak bisa melihat, tapi punya suara dahsyat yang menyayat hati.
Dalam acara yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi Indosiar, perjuangan Lewita dari Kalimantan Tengah harus terhenti di Top 34 ini. Sementara Nando dari Jawa Barat yang digadang-gadang menjadi saingan berat Arif Firman berhasil lolos diselamatkan oleh dewan dangdut. Sementara itu, Yuyun (Gorontalo) mendapat dukungan sms diurutan kedua
"Apa yang dikuatirkan sebelumnya terhadap Nando (Jabar) tidak terjadi, begitu juga dengan Lewita (Kalteng) yang beraksi panggung atraktifnya tidak mendapat standing ovation. Alhamdulillah, terimakasih untuk semua Arif Poling tertinggi di peroleh Arif," Ujar Dekan FIP UNP, Alwen Bentri, yang juga memfasilitasi mahasiswa FIP menggelar nonton bareng LIDA di kampus FIP UNP, Jl Prof Hamka, Air Tawar Padang.
Sementara itu Rektor UNP, yang terus mengikuti penampilan Arif Firman, mahasiswa Pendidikan Luar Biasa FIP UNP itu selain menghimbau civitas akademika UNP untuk mengirimkan sms, Rektor Prof Ganefri sendiri juga ikut mengirimkan sms. "Sukses untuk ananda Arif" komentar Rektor Prof Ganefri didampingi WR3, Profb Ardipal merespon hasil Konser Final Top 34 ini. (Agusmardi/Humas UNP)
