BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)--Wakil Wali Kota Pariaman, Dr.H. Genius Umar, S.Sos, menegaskan, para penyuluh pertanian untuk terus aktif melakukan penyuluhan terhadap petani. Penyuluh pertanian harus dekat dengan petani dan mengetahui masalah yang dihadapi petani.
Hal itu disampaikan Genius Umar, dihadapan 12 orang tenaga penyuluh pertanian, Kota Pariaman, di ruang kerjanya, Senin (5/9/2016). Menurut Genius Umar, salah satu tanda penyuluh pertanian yang terjun dan bekerja di lapangan adalah telapak tangannya.
Apakah telapak tangannya halus atau kasar. Mereka yang bekerja di lapangan tentu memiliki telapak tangan yang lebih kasar.
“Biasanya tenaga penyuluh pertanian yang honor ini lebih rajin bekerja. Jika saudara sudah diangkat jadi PNS nantinya, jangan semangat kerjanya menurun. Menjelang diangkat menjadi PNS, saudara rajin-rajin. Tapi setelah diangkat jadi PNS, malah menurun semangat kerjanya. Hendaknya dengan diangkat jadi PNS, harus lebih rajin bekerja,” kata Genius Umar menambahkan.
Lebih jauh disampaikan Genius, penyuluhan pertanian bagian dari system pembangunan pertanian yang merupakan system pendidikan di luar sekolah (pendidikan non formal) bagi petani beserta keluarganyadan anggota masyarakat lainnya yang terlibat dalam pembangunan pertanian.
“Dengan demikian penyuluhan pertanian adalah suatu upaya untuk terciptanya iklim yang kondusif guna membantu petani beserta keluarga agar dapat berkembang menjadi dinamis serta mampu untuk memperbaiki kehidupan dan penhidupannya dengan kekuatan sendiri dan pada akhirnya mampu menolong dirinya sendiri,” tukuk Genius lagi.
Bahwa penyuluhan pertanian adalah upaya pemberdayaan petani dan keluarganya beserta masyarakat pelaku agribisnis melalui kegiatan pendidikan non formal dibidang pertanian ,agar mampu menolong dirinya sendiri baik dibidang ekonomi, social maupun politik, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka dapat dicapai.
Dalam undang-undang no. 16 tahun 2006 tantang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, disebutkan bahwa penyuluh adalah perorangan warga Indonesia yang melakukan kegiatan penyuluhan dibidang pertanian, baik merupakan penyuluh PNS, swasta maupun swadaya.
Adapun yang menjadi tugas pokok penyuluh adalah menyiapkan, melaksanakan, mengembangan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan penyuluhan pertanian, sehingga penyuluh dituntut mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai penyuluh dilapangan dengan menjadi mitra kerja petani yang berperan sebagai fasilitator.
Kepala BKD Kota Pariaman Irmadawani yang memimpin rombongan penyuluh pertanian honorer tersebut mengatakan, ke-12 tenaga penyuluh pertanian ini sedang diproses pengangkatannya sebagai PNS. “Kita berharap semuanya bisa diangkat menjadi PNS. Sehingga mereka bisa bekerja lebih maksimal,” kata Irmadawani. (amir)
- Google+
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
