BIJAK ONLINE (SOLOK)-Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Gunung Talang, Suardi, SPd, yang baru menjabat selama tiga Minggu di sekolah tersebut, bermaksud ingin menjadikan SMP Negeri 3 Gunung Talang sebagai sekolah unggulan dan disegani di Kabupaten Solok.
Harapan tersebut disampaikan Suardi, di ruang kerjanya, Kamis (15/1), dimana sebagai mantan guru yang pernah mengajar di sekolah yang terletak di Jalan Lintas Sumatera Solok Padang itu, Suardi memahami benar kondisi sekolah yang dulu bernama SMP Negeri Guguk tersebut.
“Kita ingin menjadikan sekolah ini sebagai sekolah unggulan dan percontohan, namun untuk menuju kearah sana, tentu diperlukan waktu dan tidak semudah membalik telapak tangan,” tutur Suardi, yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Solok.
Bahkan baru Seminggu dilantik, suardi sudah memperlihatkan kinerjanya, dengan langsung membangun Taman sekolah yang berada disamping pintu gerbang sekolah dengan mencari sumbangan dari donatur dan alumni sekolah.
Kedepannya, Suardi akan terus melakukan kerjasama dan meminta dukungan dari rekan-rekan alumni, baik yang berada di kampung halaman, maupun yang telah sukses di perantauan. “Tanpa dukungan dari alumni dan masyarakat, apa yang kita cita-citakan, tidak akan terwujud. Selain itu, kerja keras dan kesungguhan dari kita, termasuk dari majelis guru akan mendukung tercapainya apa yang diharapkan, tutur mantan Kepsek SMP Negeri 5 Guntal itu.
Suardi yang dikenal sangat disiplin itu, memang berkeinginan besar agar SMP 3 Gunung Talang dijadikan sekolah percontohan di Kabupaten Solok. Bahkan sika disiplin yang diterapkan kepada guru dan siswa, terlebih dulu dia jalankan, sehingga menimbulkan rasa segan dari para guru yang lain. “Kalau kita ingin sukses, kita harus disiplin,” tambah Suardi. Kepsek SMP Negeri 3 ini juga sangat disiplin terhadap kebersihan. Bila di sekolah melihat sampah bertebaran, maka raut muka suardi akan langsung berubah. “Sekolah bukan pasar, jadi harus selalu di jaga kebersihannya. Untuk menciptakan kebersihan, diperlukan kesadaran semua pihak, ya siswa dan juga majelis guru,” pungkas Suardi (wandy)
