Tek foto: Jorong Lurah Gadang, kenagarian Sariak Alahan Tigo, kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, dengan penduduk jorong sekitar 1000 jiwa, termasuk salah satu nagari yang terisolir di Kabupaten Solok


BIJAK ONLINE (SOLOK)-Mantan anggota DPRD Kabupaten Solok dan juga Ketua GP Ansor Sumbar, Drs. Rusli Intan Sati, MM, menilai bahwa masyarakat yang tinggal di kecamatan Hiliran Gumanti seperti nagari Sariak alahan Tigo, Sungai Abu dan hampir seluruh nagari di kecamatan tigo Lurah, masih hidup dalam keterisolasian dan belum menikmati makna dari sebuah kemerdekaan.

“Sebagai warga yang lahir dan dibesarkan di kecamatan Hiliran Gumanti, saya sangat prihatin dengan kondisi ini. Sementara di kecamatan Kubung, Gunung Talang, Bukit Sundi, Lembang Jaya dan kecamatan lainnya di Kabupaten Solok, jalan-jalan coran sudah masuk ke gang-gang. Sementara di kecamatan hiliran Gumanti dan Tigo Lurah, jalan utama saja masih rusak berat dan belum beraspal,” tutur Rusli Intan Sati, Kamis (5/3). Dijelaskannya, sarana pendukung lain seperti alat bantu untuk berkomunikasi, seperti tower, juga belum ada di sebahagian nagari di Hiliran Gumanti, seperti nagari Sungai Abu dan Sariek Alahan Tigo.

Bahkan fasilitas jalan ke dua nagari tersebut masih bisa dihitung yang sudah memakai aspal. Sedangkan fasilitas listrik juga baru ala kadarnya. Meskipun begitu, masyarakat di sana tidak banyak menuntut, hanya sederhana, yakni berharap agar pemerintah Kabupaten Solok bersama anggota DPRD, bisa memperjuangakan tower seluler dan fasiltas jalan yang layak menuju nagari mereka. “Kami tau bahwa APBD Kabupaten Solok terbatas, tetapi sebagai warga Indonesia, saat ini kami sangat kesulitan dalam berkomunikasi memakai telepon seluler atau hand phone. Jadi kami berharap agar pemerintah atau anggota DPRD bisa menyampaikan keluhan kami ke pihak Telkomsel atau Indosat agar dipasang tower seluler,” tutur Zainal Bahri, tokoh pemuda nagari Sungai Abu.

Anggota DPRD Kabupaten Solok, Gusnadi, SAg, mengaku akan berusaha memperjuangkan nasib warga Sungai Abu dan Hiliran Gumanti serta kecamatan lain, terutama untuk sarana pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. “Saat ini pemerintah kita kan akan lebih fokus membangun sarana jembatan dan jalan, terutama kedaerah-daerah terisolir. Mudah-mudahan satu demi satu nagari di Kabupaten Solok tahun depan akan benar-benar keluar dari keterbelakangan,” tutur Gusnadi  (wandy)

google+

linkedin