BIJAK ONLINE (Padang)-Pemerintah Kota Padang melalui Satuan Polisi Pamong Praja yang di perkuat TNI dan Polri kembali melakukan pembongkaran dan pembenahan, di sepanjang Pantai Padang, yang populer dengan sebutan taplau, Sabtu, 3 Juni 2016.
Pembenahan dan pembongkaran langsung di pimpin, Sekda Kota Padang, Nasir Achmad yang di dampingi, Kasat Pol PP Firdaus Ilyas, serta kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi.
Sekitar 100 anggota Ssatpol PP beserta puluhan aparat yang ter gabung dalam SK4 Kota Padang melakukan pembongkaran disebuah bangunan yang selama ini dijadikan taman bermain anak-anak, persis berada di depan Kantor dinas Pariwisata Kota Padang, dan kini sudah rata dengan tanah yang mengunakan satu unit alat berat.
Pembongkaran ini merupakan lanjutan dari Program Pemko Padang yang akan menjadikan Pantai Padang Kawasan Wisata Terpadu (KWT), yang telah dilakukan dari Muaro Lasak, Danau Cimpago berlanjut untuk Kawasan Taman Ria ini. Pokoknya, di sepanjang bibir pantai ini tidak dibenarkan bangunan apapun berdiri.
Sekda Kota Padang, Nasir Achmad berharap kepada masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan apa saja di sepanjang pantai ini. “Kita akan mengosongkan bangunan yang ada s kawasan Pantai Padang ini. Karena Untuk proses proses pengosongan aset telah selesait dilakaukan . Oleh karena itu kita akan membongkar semua bangunan yang masih ada tersisa,” ujarnya.
Menurut sekda, terkait pembongkaran lokasi taman bermain anak-anak yang dibongkar pada Sabtu lalu pihaknya berencana akan membangun mesjid karena sudah ada donator yang mendanai. “Mesjid yang kita bangun ini dalam rangka menyediakan fasilitas untuk beribadah bagi masyarakat kita yang berkunjung kepantai Padang,” ucapnya.
Pemko Padang sangat berharap pada pertengahan bulan juli mendatang, para pedagang yang berjualan di sepanjang bibir Pantai Padang telah bisa mengosonkan area yang belum dikosongkan. “Saya menghmbau agar masyarakat bisa memahami dan mendukung program pemerintah kota padang yang akan menjadikan Kawasan Pantai Padang Menjadi Kawasan Wisata Terpadu,” tutupnya.(Humas Pol PP Padang)
