BIJAK ONLINE (Padang)-Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menjelaskan, Sumbar berhasil meraih prestasi 5 besar di Indonesia dalam menurunkan Total Fertility Rate (TFR) dari 3,2 persen elahiran menjadi 2,8 persen kelahiran.
"Fakta keberhasilan ini tidak akan berhasil tanpa digerakkan oleh semua pihak, terutama para-para kadernya TP PKK se-Sumbar," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ketika membuka acara Jambore PKK, PNPM Mandiri Pedesaan, KB, dan Tehnologi Tepat Guna, di INS Kayutana, Kabupaten Padang Pariaman, Senin, 6 April 2015.
Menurut gubernur, dengan berkumpulnya 4 (empat) kader-kader yang bergerak dilapangan dan ditengah masyarakat, maka merekalah yang sebetulnya pejuang yang telah menjadikan Sumbar menjadi lebih maju, karena pemerintah merasakan hal tersebut, bahkan mereka bekerja tanpa pamrih, ikhlas dan ketulusan bekerja dengan sungguh-sungguh.
Kemudian, kata gubernur, keberhasilan TP PKK ini bukan tanpa bukti."Pertama, Program KB yang sukses diselenggarakan di Sumbar. Awal tahun 2010 kita dikejutkan, bahwa kontrak kerja Program KB Sumbar diurutan 31 diantara seluruh Provinsi, namun berkat kerja keras seluruh pihak pada tahun 2011 Sumbar berada pada urutan 26, tahun 2012 urutan 16, tahun 2013 urutan 12 dan tahun 2014 Sumbar sudah berada diposisi 4," kata politisi PKS ini.
Selanjutnya, Irwan Prayitno mengajak para bupati dan walikota untuk meningkatkan dana pendamping untuk kegiatan KB setiap tahunnya melalui dana APBD masing-masing, sehingga akan bertambah sukses.
Terkait dengan PNPM Mandiri Perdesaan, tambah Irwan Prayitno, pada beberapa waktu yang lalu Presiden Jokowi mendengarkan masukan dari para Gubernur se-Indonesia, yang akhirnya PNPM Mandiri tetap dijalankan programnya sampai 5 tahun kedepan, ini berarti program PNPM Mandiri sudah dimasukkan anggrannya di APBN dan APBN-P 2015. “Bahkan dari beberapa laporan, pada minggu kedua bulan ini, dana pendamping sudah turun dan dana desa melalui PNPM akan juga diturunkan akhir April ini,” sebut Gubernur, sembari menambahkan, selain itu prestasi yang diraih oleh sumbar di PNPM Mandiri yakni meraih penghargaan SIKOMPAK AWARD dari Kemendagri pada tahun 2012, 2013 dan 2014.
Yang ketiga adalah PKK. PKK adalah sebuah institusi yang besar yang mencakupi seluruh kehidupan kita sehari-hari dan sukses juga dalam menjalankan program-programnya. “PKK kabupaten dan Kota telah meraih prestasi di tingkat Provinsi dan juga tingkat nasional. ya.
Tentang Gelar TTG, ini merupakan suatu hal yang perlu kita galakkan, karena melalui kreatifitas dengan ilmu teknologi yang praktis, realistis, prakmatif dan aplikatif, maka kita akan mendapatkan suatu nilai tambah yang lebih. “Keberadaannya menjadikan masyarakat yang tidak berdaya menjadi berdaya untuk terlibat mengisi pembangunan sesuai potensi, profesi, dan keahlian yang dimiliki," terang dewan syuro PKS ini.
Dipenghujung sambutan Gubernur menyampaikan rasa bangganya sekali lagi kepada semua pihak terutama para kader-kader yang telah membangun dan membanggakan sumbar. "semoga dengan pelaksanaan Jambore ini kedepan akan menjadikan sumbar menjadi lebih baik dan maju karena peran aktif dari seluruh pihak dan para kader-kader,” tutupnya.(HUMAS SUMBAR)
Menurut gubernur, dengan berkumpulnya 4 (empat) kader-kader yang bergerak dilapangan dan ditengah masyarakat, maka merekalah yang sebetulnya pejuang yang telah menjadikan Sumbar menjadi lebih maju, karena pemerintah merasakan hal tersebut, bahkan mereka bekerja tanpa pamrih, ikhlas dan ketulusan bekerja dengan sungguh-sungguh.
Kemudian, kata gubernur, keberhasilan TP PKK ini bukan tanpa bukti."Pertama, Program KB yang sukses diselenggarakan di Sumbar. Awal tahun 2010 kita dikejutkan, bahwa kontrak kerja Program KB Sumbar diurutan 31 diantara seluruh Provinsi, namun berkat kerja keras seluruh pihak pada tahun 2011 Sumbar berada pada urutan 26, tahun 2012 urutan 16, tahun 2013 urutan 12 dan tahun 2014 Sumbar sudah berada diposisi 4," kata politisi PKS ini.
Selanjutnya, Irwan Prayitno mengajak para bupati dan walikota untuk meningkatkan dana pendamping untuk kegiatan KB setiap tahunnya melalui dana APBD masing-masing, sehingga akan bertambah sukses.
Terkait dengan PNPM Mandiri Perdesaan, tambah Irwan Prayitno, pada beberapa waktu yang lalu Presiden Jokowi mendengarkan masukan dari para Gubernur se-Indonesia, yang akhirnya PNPM Mandiri tetap dijalankan programnya sampai 5 tahun kedepan, ini berarti program PNPM Mandiri sudah dimasukkan anggrannya di APBN dan APBN-P 2015. “Bahkan dari beberapa laporan, pada minggu kedua bulan ini, dana pendamping sudah turun dan dana desa melalui PNPM akan juga diturunkan akhir April ini,” sebut Gubernur, sembari menambahkan, selain itu prestasi yang diraih oleh sumbar di PNPM Mandiri yakni meraih penghargaan SIKOMPAK AWARD dari Kemendagri pada tahun 2012, 2013 dan 2014.
Yang ketiga adalah PKK. PKK adalah sebuah institusi yang besar yang mencakupi seluruh kehidupan kita sehari-hari dan sukses juga dalam menjalankan program-programnya. “PKK kabupaten dan Kota telah meraih prestasi di tingkat Provinsi dan juga tingkat nasional. ya.
Tentang Gelar TTG, ini merupakan suatu hal yang perlu kita galakkan, karena melalui kreatifitas dengan ilmu teknologi yang praktis, realistis, prakmatif dan aplikatif, maka kita akan mendapatkan suatu nilai tambah yang lebih. “Keberadaannya menjadikan masyarakat yang tidak berdaya menjadi berdaya untuk terlibat mengisi pembangunan sesuai potensi, profesi, dan keahlian yang dimiliki," terang dewan syuro PKS ini.
Dipenghujung sambutan Gubernur menyampaikan rasa bangganya sekali lagi kepada semua pihak terutama para kader-kader yang telah membangun dan membanggakan sumbar. "semoga dengan pelaksanaan Jambore ini kedepan akan menjadikan sumbar menjadi lebih baik dan maju karena peran aktif dari seluruh pihak dan para kader-kader,” tutupnya.(HUMAS SUMBAR)
