BIJAK ONLINE (SOLOK)-Sosialisasi Ujian Nasional (UN) coaching pengawas ruang UN, untuk guru-guru SMA sederajat seperti SMK dan MAN se Kabupaten Solok, digelar Senin (6/4). Acara dihadiri oleh Bupati Solok, Syamsu Rahim, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Yuswardi serta seluruh Kepala SMA sederajat dan majelis guru se Kabupaten Solok, bertempat di ruang Pelangi.
Dalam laporannya, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Yuswardi menyebutkan bahwa UN saat ini tidak lagi dijadikan sebagai penetu kelulusan siswa, namun UN hanya untuk dijadikan pemetaan.
Hasil UN akan dipertimbangkan untuk seleksi masuk perguruan tinggi ”Untuk ulus atau tidak nya siswa, ditentukan dengan hasil ujian sekolah ditambah dengan nilai semester 1 sampai semester 5 kemudian di masukan kedalam rapat para dewan guru nantinya. Hasil ujian sekolah belum boleh diumumkan oleh sekolah sebelum keluar hasil dari ujian nasional,” tutur Yuswardi. Dijelaskannya ujian nasional wajib dilakukan satu kali, jika ingin mengulang harus dilakukan tahun depan
Sementara Bupati Solok, H. Syamsu Rahim, dalam arahannya mengharapkan bahwa kepada seluruh majelis guru yang hadir diharapkan untuk dapat mengikuti coaching ini dengan baik. “Kalau kita lihat saat ini, keinginan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan sangat tinggi sekali, berarti masyarakat telah menyadari pentingnya pendidikan. Untuk itu, kepada sekolah-sekolah agar tidak hanya mengedepankan kuantitas dari kelulusan para siswa, tetapi juga mengedepankan kualitas dari lulusan-lulusan tersebut,” jelas Syamsu Rahim.
Bupati juga menjelaskan bahwa jangan bangga dengan kelulusan 100% tetapi kita lihat juga output dari para lulusan itu.” Para siswa yang lulus nantinya diharapkan tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual saja, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual dan emosional yang baik. Setelah lulus nantinya diharapkan agar lulusan tersebut dapat melanjutkan ke perguruan tinggi favorit yang diinginkan. Saat ini beasiswa untuk perguruan tinggi itu sangat banyak sekali,” harap Syamsu Rahim (wandy)
