BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai Ketua Pengurus Wilayah Serikat Tani Islam Indonesia, Syafrizal Ucok menegaskan, selain mempersoalkan masalah pupu dan ibit unggul, masalah irigasi juga menjadi kajian.
"Kenapa? Karena irigasi merupakan salah satu instrument penting untuk mewujudkan kedaulan pangan," kata Ketua PW STII Sumbar, ketika berbincang-bincang dengan Tabloid Bijak dan padangpos.com, Selasa, 2 Februari 2016.
Menurut Syafrizal Ucok, Irigasi merupakan suatu sistem untuk mengairi suatu lahan dengan cara membendung sumber air atau dalam pengertian lain irigasi adalah usaha penyediaan, pengaturan, dan pembuangan air irigasi untuk menunjang pertanian. "Berdasarkan data, Provinsi Sumatera Barat memiliki potensi daerah irigasi seluas 421.718 hektare dengan jumlah 3.888 buah daerah irigasi," kata PJ Bupati Dharmasraya ini.
Kemudian, kata Syafrizal Ucok lagi STII Sumbar akan bekersama dengan dinas pertanian, baik yang di provinsi maupun di daerah tingkat dua. "Kita di STII Sumbar, ingin persoalan irigasi tak menjadi persoalan serius bagi petani," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Sumbar ini.
Selanjutnya masalah pupuk dan bibit, STII Sumbar akan bekerjasama dengan para pakar dan pemerhati pertanian. "Tujuan kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berjuang bersama meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di Sumataera Barat," tambah Syafrizal Ucok. (PRB)
