BIJAK ONLINE (SOLOK)-Warga Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, meminta agar Kepala Sekolah SMP Kepala Sekolah SMP N 1 Gunung Talang, Kabupaten Solok, H. Habibulah, segera mundur dari jabatannya, karena diduga menghina warga nagari setempat.
“Kami minta segera Kepala Sekolah SMP Negeri 1 mundur dari jabatannya, karena tidak layak seorang kepala sekolah menyampaikan kata-kata hinaan kepada warga kami, karena sebagai kepala sekolah mereka mengerti etika,” tutur Uncu Mona, warga nagari Talang yang juga diamini warga setempat Nofri.
Menurut Uncu Mona, Kepala Sekolah menyebutkan bahwa warga nagari Talang Miskin dan banyak yang berlagak kaya.
Kepala Sekolah Habibulah menyatakan bahwa warga Talang miskin, lantaran banyak yang mengambil dana BLT diKantor Pos beberapa waktu lalu. "Warga Talang berlagak kaya, padahal terbukti banyak yang mengambil dana BLT," Ungkap Kepala Sekolah SMP 1 Gunung Talang, Habibulah, dalam sambutannya pada upacara bendera yang melalui mikrofon dan juga didengar warga setempat.
Kepala Sekolah Habibulah menyatakan bahwa warga Talang miskin, lantaran banyak yang mengambil dana BLT diKantor Pos beberapa waktu lalu. "Warga Talang berlagak kaya, padahal terbukti banyak yang mengambil dana BLT," Ungkap Kepala Sekolah SMP 1 Gunung Talang, Habibulah, dalam sambutannya pada upacara bendera yang melalui mikrofon dan juga didengar warga setempat.
Kabarnya, hinaan itu juga sudah disampaikan warga kepada Bupati Solok, Syamsu Rahim. Mendengar penghinaan terhadap Nagari oleh kepala Sekolah, beberapa orang warga setempat langsung menemui kepala sekolah. "Saya bersama warga Talang langsung menemuinya terhadap penghinaan ini, bahkan kami langsung melaporkan kepada Bupati pada saat itu, dan kami meminta Bupati melalui Kepala Dinas Pendidikan agar memindahkan kepala Sekolah tersebut, hingga hari Sabtu Besok, 13 Desember,"ujar Uncu Mona.
Ditambahkan Mona, jika permintaan ini tidak dilakukan oleh Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan dalam waktu yang telah ditentukan oleh masyarakat Talang, maka Senin tanggal 15 Desember, masyarakat Nagari Talang akan melakukan demo besar-besaran, dan bahkan akan menggembok sekolah tersebut.
"Jika kepala sekolah masih tetap berada berada disekolah tersebut, hingga batas yang diberikan oleh masyarakat Nagari Talang, pada hari Sabtu mendatang tanggal 13 Desember 2014, maka masyarakat akan melakukan aksi demo dan bahkan jika Dinas Pendidikan masih mempertahankannya, Sekolah tersebut akan kami gembok," tutur Mona.Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Solok,
Agus Syahdeman yang juga warga Talang, meminta agar masyarakat bersikap tenang dan masalah ini bisa dibicarakan sebaik mungkin tanpa melakukan anarkis. “Kami dari Komisi A akan segera memanggil Kepsek SMP Negeri 1 Gunung Talang untuk meminta keterangan dari yang bersangkutan,” tutur Agus Syahdeman, Senin (8/12) di Talang (wandy)
