BIJAK ONLINE (Padang)-Pelajar SMA Negeri 2 Padang yang berlokasi di Jalan Antokan Keluahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kawasan GOR H Agus Salim, sering memanjat pagar sekolahnya untuk membolos dari jam belajar.
"Tampaknya, tingkah para pelajar yang sering bolos ini, seakan-akan tak terpantau oleh kepala sekolah dan gurunya," kata Wely salah seorang warga masyarakat di Jalan Siak, Senen, 1 Februari 2016.
Menurut Wely, setiap pagi, ada sekitar 10 sampai 15 orang yang bolos dari jam belajar dan para pelajar tersebut berkumpul di beberapa warung yang ada disekitar Jalan Siak. "Ketika ditanya kenapa tak masuk belajar, dengan enteng mereka jawab, terlambat datang dan pagar sekolah telah dikunci," kata wanita tiga anak ini.
Kemudian, kata Wely, para pelajar itu ada yang sengaja memanjat pagar sekolah untuk membolos, karena di SMS sama teman-temannya yang telah terlebih dahulu bolos. "Saya ada juga mendengar percakapan mereka untuk minta tolong menandatangani absennya dengan temannya yang berada dalam lokal," katanya sembari menambah, sekilas yang minta tolong absennya ditandatangani anak pejebat.
Kadangkala, kata Wely, pelajar-pelajar yang suka bolos jam belajar ini, seakan tak peduli masa depannya dan tak menghargai jerih payah urangtuanya memikirkan biaya sekolahnya. "Persoalan ini, seharusnya menjadi perhatian serius oleh kepala sekolah dan para guru yang mengajar di SMA N 2 Padang tersebut," tambahnya. (Fratello)
