BIJAK ONLINE (Padang)-Ketua Sobat Bumi Kota Padang Regional Sumatera Barat, Ahmadi Satria mengajak anak bangsa untuk mencintai dan menyelamatkan bumi. Alasannya, karena selama satu dekade terakhir ini telah terjadi suatu peningkatan intensitas dari bencana alam di seluruh dunia yang diberitakan berbagai media masa.
“Bagi sebagian dari kita, melalui pengalaman langsung, kita telah menyaksikan kekuatan alam yang luar biasa, seperti bencana alam gempa 30 September 2009 lalu di Sumatera Barat,” kata Ahmadi Putra kepada Tabloid Bijak, Rabu 10 Desember 2014.
Menurut Ahmadi, bencana berupa tsunami-tsunami di Asia dan Jepang, gempa bumi di Pakistan, Haiti dan China, serta badai Katrina dan lainnya di Amerika Utara dan Tengah, merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dan persoalan ini menyebabkan kerusakan dan kehilangan jumlah jiwa sangat besar yang merupakan dari dampak dari berbagai bencana tersebut. “Makanya kini, kita harus mencintai dan menyelamatkan bumi dari global warming dengan salah satu kegitan menanam satu miliar pohon di Sumatera Barat,” kata mahasiswa FIK UNP ini.
Kemudian kata Ahmadi, kini boleh dikatakan kesadaran masyarakat untuk mencintai dan menyelamatkan bumi sangat memprihatinkan. Bahkan, masyarakat cendrung jadi perusak lngkungan dengan melakukan ilegal logging, membuang sampah palstik seenaknya, begitu juga dengan limbah berbahaya lainnya terhadap lingkungan.
“Kini, mari kita menjadi anak bangsa yang mencintai dan menyelamatkan bumi,” kata putra Kabupaten Limapuluh Kota ini sembari menambahkan, Motto Sobat Bumi;Cintai Bumi dan Selamatkan Bumi, Rancak Bana. (yal aziz)
