BIJAK ONLINE (SOLOK)- Meski pada pertengahan tahun 2014 lalu kandidat balon Bupati Kabupaten Solok 2015-2020 banyak bermunculan, tapi kini banyak yang “menghilang” karena masih tarik ulurnya pelaksanaan Perpu Pilkada Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota yang baru akan direvisi Dewan Perwakilan Rakyat RI.
“Mungkin semua kandidat Calon Bupati yang dulunya bersemangat mau maju, masih menunggu kepastian perpu pilkada disahkan. Tetapi kalau DPRD yang memilih alias tidak pemilihan langsung, maka banyak dari nama-nama yang dulu mengapung akan menghilang,” tutur Agus Syahdeman, SE kandidat kuat calon Bupati Solok mendatang.
Agus Syahdeman yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Solok dan juga Ketua Partai Demokrat Kabupaten bumi penghasil markisa itu, mungkin salah satu calon yang masih berani menyatakan siap untuk maju pada ilkada Kabupaten Solok mendatang. “Saya tetap optimis, baik pemilihan langsung atau DPRD, saya akan tetap akan maju asal didukung oleh masyarakat,” tutur Agus Syahdeman.
Peluang Agus Syahdeman untuk memimpin Kabupaten Solok jika pemilihan melalui DPRD, dinilai sangat tinggi, karena disamping menjabat sebagai Ketua Partai, Agus Syahdeman sudah didukung oleh Partai PPP, Gerindra, Demokrat dan juga Partai PBB. Tetapi kalau pemilihan secara langsung, beberapa anggota DPRD Kabupaten Solok juga sudah menyatakan siap mendukung Agus Syahdeman.
“Yang penting kita berjuang dulu. Masalah nanti kalau tidak terpilih, berarti kita belum dipercaya,” jelas Uncu, panggilan akrab Agus Syahdeman, Senin (8/12). Sementara itu, beberapa nama calon Bupati Solok yang dulu terlihat bersemangat, sekarang tidak tampak lagi terdengar terjun ke masyarakat. “Mungkin para kandidat calon Bupati Solok masih melihat arah angin dan menunggu keastian, apakah pilkada langsung atau tidak,” ungkap tokoh masyarakat Cupak Marah Baganti (wandy)
