BIJAK ONLINE (Padang)-Dosen Berprestasi III Universitas AndalasKali ini rubrik “Kiprah Dosen” mengekspos kiprah seorang pengajar di Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Unand. Namanya Israr Iskandar. Walaupun terkesan enggan diekspos, karena merasa lebih banyak dosen di fakultasnya yang lebih layak diekspos terlebih dahulu, ternyata dosen dengan spesialisasi sejarah ekonomi politik Orde Baru ini memiliki sejumlah prestasi yang cukup baik juga secara akademik.
 
Paling tidak bisa dilihat dari karya-karyanya berupa buku, artikel di jurnal dan tulisan pendek di media massa. Sampai saat ini dia telah menulis beberapa buku, antara lain Elit Lokal, Pemerintah dan Modal Asing  (CIRUS-SAD, 2007), Demokrasi Lokal (Ombak, 2009, co-author), Cara Baik Bung Hatta (UNP Press, 2012 co-author) dan Dari Bangku Sekolah ke Medan Perang (LP3ES, 2013, co-author). Artikel-artikelnya di bidang sejarah dan politik pernah di muat di jurnal Demokrasi dan HAM The Habibie Center (2004), Suluah, BPSNT Padang (2009) Aspirasi, Setjen DPR (2010), Politika, The Akbar Tandjung Institute  (2011), Historia, UPI Bandung (2011) dan Analisis Sejarah, FIB Unand (2014).
 
Sedangkan artikel pendeknya pernah dimuat di sejumlah media massa Padang dan Jakarta, antara lain Singgalang, Semangat, Padang Ekspres, Posmetro, Mimbar Minang, Haluan, The Jakarta Post, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Media Indonesia, Republika, Sinar Harapan, Terbit, Investor Daily, Bisnis Indonesia, Kontan, dan Merdeka.
 
Sebelum mengajar di FIB Unand, Israr pernah menjadi wartawan di harian Mimbar Minang Padang sebagai reporter dan kemudian redaktur opini (1999-2002). Waktu itu ia pernah memenangkan sejumlah lomba esai tingkat nasional. Sejak 2003, ia menjadi peneliti di Center for Indonesian Regional and Urban Studies (CIRUS) Jakarta dan tetap menjadi research fellow sampai sekarang.
 
Sewaktu di CIRUS, dia pernah melakukan kegiatan penelitian sosial ke berbagai daerah di Indonesia. Dewasa ini, selain mengajar dan meneliti, ayah dua anak asal Batusangkar ini juga dipercaya mengelola Jurnal Analisis Sejarah (ijoh.org) sebagai Pemimpin Redaksi. Jurnal yang terbit dua kali setahun ini dikelola Laboratorium Sejarah FIB Unand yang juga ia pimpin sampai sekarang. Barangkali atas dasar itulah, saat kegiatan Dies Natalis Unand ke-58 lalu, tim juri yang ditunjuk Rektor Unand memilih dia sebagai salah satu dosen berprestasi Unand Tahun 2014. (Humas dan Protokol Unand).


                     

google+

linkedin