Riswan Jaya
BIJAK ONLINE (SOLOK)-Ketua Solidaritas Wartawan Independen Solok (SWIS), Riswan Jaya, mengkritik kinerja anggota DPRD Kabupaten Solok yang dinilai lamban atau ibarat itiak pulang sore dalam menyikapi berbagai persolana yang terjadi di Bumi Bareh Solok.
 
“Kita sangat menyayangkan lambannya bapak-bapak kita di dewan menyikapi masalah yang terjadi di Kabupaten Solok, seperti dugaan penyalahgunaan dana Komite Sekolah di SMA 1 Gunung Talang atau masalah bangunan liar yang semakin hari semakin menjamur di sepanjang jalan lintas Sumatera Batas kota Padang dan Kabupaten Solok serta persoalan lainnya,” tutur Riswan Jaya, yang juga merupakan Sekretaris PWI Kabupaten Solok.
 
Selain itu Riswan Jaya juga melihat masih banyak proyek-proyek pengerjaan jalan dan lainnya, baik yang dikerjakan oleh rekanan di Dinas Pekerjaan Umum atau Dinas Kesehatan serta Dinas lainnya untuk Tahun 2014 ini yang masih terbengkalai dan dikerjakan asal jadi, tetapi seperti dicuekin oleh anggota DPRD.
 
“Kita berharap agar anggota dewan yang sekarang lebih kritis terhadap masalah yang terjadi tetapi kita belum melihat agreget dari mereka. Selain itu saya lihat anggota dewan lebih banyak ke luar daerah dari pada menjemput aspirasi dari daerah pemilihan mereka dan tidak sesuai dengan janji mereka waktu pertama disumpah,” tutur Riswan Jaya yang diamini Sekretaris SWIS Kabupaten Solok, Wandy
 
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Septrismen Sutan Putih, menyadari bahwa dengan agenda yang menumpuk, baik penyususnan RAPBD atau agenda rapat-rapat penting dengan mitra kerja atau study banding ke daerah, banyak masalah yang terjadi di Kabupaten Solok tidak terakomodir semuanya.
 
“Semenjak dilantik, memang banyak agenda kita yang harus diselesaikan. Namun kedepannya kita akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Untuk itu kita minta maaf kepada masyarakat Kabupaten Solok,” tutur Septrismen Minggu (7/12). Di mata politisi Gerindra itu, semua anggota DPRD adalah wakil masyarakat untuk menyampaikan masukan kepada pemerintah daerah  (wandy)

google+

linkedin