BIJAK ONLINE (Padang)-Gubernur Sumatera Barat membuka seminar Al-Quran “Metode 40 hari menghafal Al-Quran”, di Masjid Raya, Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Minggu (11/1). Pada kesempatan ini juga hadir orang nomor satu di Kota Padang Mahyeldi Ansarullah dan para Pemuka agama Islam yang ada di Padang.
Pada arahannya kepada peserta yang berjumlah kurang lebih 200 orang, Irwan Prayitno menyampaikan tentang manfaat yang didapat apabila menghafal Al-Quran. baik di dunia dan di akhirat.
Seperti didalam beberapa Hadist, disampaikan bahwa bagi orang-orang yang bisa menghafal Al-Quran, maka hidup nya didunia akan diberikan ganjaran sebagai orang yang dimuliakan oleh Allah swt. Seperti sabda Rasulullah SAW : "Sesungguhnya Allah memiliki kerabat-kerabatnya di kalangan manusia" lalu mereka bertanya :"Siapakah mereka ya Rasulullah?" Jawab Baginda : "Mereka adalah ahli Al-Qur'an, merekalah kerabat Allah (Ahlullah) dan orang-orang pilihannya".
Selain itu para penghafal Al-Qur'an juga akan diangkat sebagai pemimpin. Nabi Muhammad SAW bersabda :"Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya, dan Al-Qur'an menjanjikan kebaikan. Ini sesuai dengan firman Allah dalam surah Ali-Imran ayat 191 yang bermaksud :"Orang yang menyebut dan mengingat Allah ketika berdiri dan duduk, dan ketika mereka berbaring mengiring." Berdasarkan ayat ini ulama tafsir menyatakan kelebihan Hafidz yang boleh membaca Al-Qur'an dalam setiap keadaan. Ini berbeda dengan orang yang hanya bisa membaca melalui mushaf yang perlu disertakan dengan adab serta peraturan tertentu.
Kemudian bagi orang yang hafal Al-Quran, maka ganjaran yang didapatkan di akhirat yaitu Orang Tua (Ibu dan Bapak) mendapat kemuliaan. Nabi Muhammad saw bersabda :"Barangsiapa membaca Al-Qur'an dan beramal dengan apa yang terkandung dalamnya maka kedua dua ibu bapaknya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang sinar mahkota itu akan melebihi daripada cahaya matahari, walaupun matahari itu berada didalam rumah-rumah kamu di dunia ini" (Hadist Riwayat Ahmad dan Abu Daud).
Selain itu Penghafal Al-Qur'an akan mendapat syafaat (Penolong). Abi Umamah R.A ia berkata "Aku mendengar Rasulullah saw bersabda : Bacalah olehmu Al-Qur'an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat kepada para pembacanya (penghafalnya)." (Hadist Riwayat Muslim).
Dan Penghafal Al-Qur'an mendapat ganjaran berlipat kali ganda. Nabi Muhammad saw bersabda :"Barangsiapa yang membaca satu huruf daripada kitab Allah (Al-Qur'an) maka baginya (pembaca) dengannya (Al-Qur'an) pahala dan pahala digandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan bahwa "alif laam mim" itu satu huruf tetapi alif satu huruf dan mim itu satu huruf". (Hadist Riwayat At-Tirmidzi)
Gubernur juga menambahkan bahwa hal yang paling penting dari itu semua adalah orang yang mau menghafal Al-Quran kemudian mengamalkan dan mengajarkannya kepada orang lain, seperti dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim, nabi bersabda : “Sebaik-baik kamu adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan yang mengajarkannya.
Dipengujung sambutan, IP berharap dengan kegiatan ini semoga akan melahirkan para-para Hafidz Al-Quran yang bukan sekedar hafal, tapi juga mampu mengamalkan nya dalam kehidupan serta bermanfaat bagi keluarga dan orang banyak.
“Saat sekarang sudah sedikit sekali orang-orang yang hafal Al-Quran, terutama para anak-anak muda yang mereka merupakan masa depan agama dan bangsa kedepannya nantinya”, ucap Birokrat kelahiran 20 Desember 1963 tersebut.(HUMAS SUMBAR)
Pada arahannya kepada peserta yang berjumlah kurang lebih 200 orang, Irwan Prayitno menyampaikan tentang manfaat yang didapat apabila menghafal Al-Quran. baik di dunia dan di akhirat.
Seperti didalam beberapa Hadist, disampaikan bahwa bagi orang-orang yang bisa menghafal Al-Quran, maka hidup nya didunia akan diberikan ganjaran sebagai orang yang dimuliakan oleh Allah swt. Seperti sabda Rasulullah SAW : "Sesungguhnya Allah memiliki kerabat-kerabatnya di kalangan manusia" lalu mereka bertanya :"Siapakah mereka ya Rasulullah?" Jawab Baginda : "Mereka adalah ahli Al-Qur'an, merekalah kerabat Allah (Ahlullah) dan orang-orang pilihannya".
Selain itu para penghafal Al-Qur'an juga akan diangkat sebagai pemimpin. Nabi Muhammad SAW bersabda :"Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya, dan Al-Qur'an menjanjikan kebaikan. Ini sesuai dengan firman Allah dalam surah Ali-Imran ayat 191 yang bermaksud :"Orang yang menyebut dan mengingat Allah ketika berdiri dan duduk, dan ketika mereka berbaring mengiring." Berdasarkan ayat ini ulama tafsir menyatakan kelebihan Hafidz yang boleh membaca Al-Qur'an dalam setiap keadaan. Ini berbeda dengan orang yang hanya bisa membaca melalui mushaf yang perlu disertakan dengan adab serta peraturan tertentu.
Kemudian bagi orang yang hafal Al-Quran, maka ganjaran yang didapatkan di akhirat yaitu Orang Tua (Ibu dan Bapak) mendapat kemuliaan. Nabi Muhammad saw bersabda :"Barangsiapa membaca Al-Qur'an dan beramal dengan apa yang terkandung dalamnya maka kedua dua ibu bapaknya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang sinar mahkota itu akan melebihi daripada cahaya matahari, walaupun matahari itu berada didalam rumah-rumah kamu di dunia ini" (Hadist Riwayat Ahmad dan Abu Daud).
Selain itu Penghafal Al-Qur'an akan mendapat syafaat (Penolong). Abi Umamah R.A ia berkata "Aku mendengar Rasulullah saw bersabda : Bacalah olehmu Al-Qur'an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat kepada para pembacanya (penghafalnya)." (Hadist Riwayat Muslim).
Dan Penghafal Al-Qur'an mendapat ganjaran berlipat kali ganda. Nabi Muhammad saw bersabda :"Barangsiapa yang membaca satu huruf daripada kitab Allah (Al-Qur'an) maka baginya (pembaca) dengannya (Al-Qur'an) pahala dan pahala digandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan bahwa "alif laam mim" itu satu huruf tetapi alif satu huruf dan mim itu satu huruf". (Hadist Riwayat At-Tirmidzi)
Gubernur juga menambahkan bahwa hal yang paling penting dari itu semua adalah orang yang mau menghafal Al-Quran kemudian mengamalkan dan mengajarkannya kepada orang lain, seperti dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim, nabi bersabda : “Sebaik-baik kamu adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan yang mengajarkannya.
Dipengujung sambutan, IP berharap dengan kegiatan ini semoga akan melahirkan para-para Hafidz Al-Quran yang bukan sekedar hafal, tapi juga mampu mengamalkan nya dalam kehidupan serta bermanfaat bagi keluarga dan orang banyak.
“Saat sekarang sudah sedikit sekali orang-orang yang hafal Al-Quran, terutama para anak-anak muda yang mereka merupakan masa depan agama dan bangsa kedepannya nantinya”, ucap Birokrat kelahiran 20 Desember 1963 tersebut.(HUMAS SUMBAR)