Teks foto: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Solok, Firmansyah dan Kepsek SD 06 dan 19 Gunung Talang, Walinagari Koto Gadang Guguk Adri beserat Kabid Pra Sekolah dan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Azwar sedang membahas penyatuan kedua sekolah


BIJAK ONLINE (SOLOK)-Tokoh masyarakat Nagari Koto Gadang Guguk, Dusral yang juga mantan Kepala Bappeda Kabupaten Solok, menyambut positif langkah pengabungan dua Sekolah Dasar yang ada di Nagari Koto Gadang Guguk, yakni SD 06 dan SD 19 Gunung Talang, yang berada satu halaman.
 
“Kalau memang azas manfaatnya lebih banyak dari mudaratnya, kenapa tidak. Apalgi selama ini ada kesan diskriminatif, bila anak mereka sekolah di SD 19, maka dianggap sekolah buangan atau sebaliknya. Image ini harus segera dihapuskan, karena pada dasarnya sekolah di manapun sama saja,” tutur Dusral, yang juga Kepala Dinas Pariwisata kota Solok itu. Untuk itu Dusral berharap, agar DPRD dan pemerintah daerah, segera merealisasikan pengabungan sekolah tersebut, agar pada tahun ajaran baru sekolah ini bisa satu manajemen.
 
Sebelumnya, Rabu petang (7/1), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin dan Ktua Komisi A DPRD bumi penghasil bareh tanamo itu, langsung turun meninjau sekolah yang berada di jaalan utama Lintas Sumatera, Padang Solok itu. Dari pertemuan yang digelar oleh pihak sekolah, komite sekolah, UPT Pendidikan gunung Talang, Dinas Pendidikan, Walinagari guguk dan tokoh masyarakat setempat, diambil kesimpulan bahwa semua sepakat untuk menjadikan dua sekolah menjadi satu manajemen.
 
Dalam pertemuan antara Wakil Ketua DPRD Yondri Samin, dan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Solok, Firmansyah, yang didampingi oleh walinagari Koto Gadang Guguk, Adri, Kepsek SD 06, Zulbakti, Kepsek SD 19, H.Kamal Ausaf, Kepala UPT Pendidikan Gunung Talang, Firdaus, Ketua Komite SD 06 dan 19, Zulkisar, SPd, MM, Kabid Pra Sekolah dan SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Azwar,  Kasi Kurikulum Pra Sekolah dan SD, Mardias dan tokoh masyarakat nagari Koto Gadang Guguk, semua sepakat menjadikan sekolah satu manajemen. “Kita berharap, agar sekolah ini nanti digabungkan, tidak ada lagi diskrimatif dan sekolah bisa dikembangkan,” tutur Firmansyah, yang diamni Yondri Samin. 

Sementara Kepsek SD 06 Gunung Talang, Zulbhakti, SPd, sudah mengirim surat ke DPRD dan Dinas Pendidikan agar masalah penggabungan kedua sekolah tersebut segera dituntaskan. Namun diakuinya, pihaknya hanya mengajukan permintaan masyarakat, Komite Sekolah di kedua sekolah agar wacana penggabungan bisa terealisasi dalam tahun 2015. Zulbhakti juga menjelaskan bahwa nanti salah satu dari sekolah tersebut bisa dipindahkan namanya ke Sekolah Dasar (SD) Gendongan Anau Kadok, yang saat ini merupakan SD gendongan dari SD Negeri 25 Gunung Talang agar bisa berdiri sendiri.
 
“Kami sudah melakukan rapat komite untuk menyatukan dua sekolah yang berdekatan dan satu halaman untuk mewujudkan kesatuan dan kebersamaan di nagari Koto Gadang Guguk, bahkan Dewan Komite dari kedua sekolah sudah mengirim surat agar di bahas di DPRD melalui UPT Gunung Talang dan Dinas Pendidikan Kabupaten Solok. Namun sampai sekarang belum juga dibahas,” jelas Ketua Dewan Komite Sekolah Zulkisar. S.Pd, MM yang diamini tokoh masyarakat Koto Gadang Guguk, Dasril Rajo Alam, yang juga mantan wali nagari setempat (wandy)



google+

linkedin