BIJAK ONINE (SOLOK)-Tinggal di Ibukota Kabupaten, ternyata belum tentu memiliki akses yang serba bagus. Salah satunya mengenai fasilitas dan sarana transfortasi berupa jalan dan jembatan. Bahkan di Arosuka, sebagai ibukota Kabupaten Solok, masih banyak warga yang masih tinggal di daerah terisolir, karena akses jalan dan jembatan yang sangat buruk dan mirip kubangan kerbau terutama pada musim hujan.

Salah satu contohnya adalah, jalan penghubung dari pengisian air Arosuka samping Bank BRI menuju Perumnas Bawah atau RSUD Arosuka, kondisinya sangat memilukan. “Dulunya jalan ini jalan tembus dari Sukarami menuju Kayu Aro dan tembus di pengisian air. Tetapi semenjak ada jalan dua jalur menuju RSUD yang dibuka dari depan kantor bupati, jalan ini tidak lagi pernah disentuh perbaikan. Padahal sangat banyak rumah warga serta hasil pertanian yang berada disepanjang jalan ini,” tutur Anton (33), warga setempat, Minggu (1/2). 

Dia berharap agar pemerintah daerah atau anggota dewan bisa membantu menfasilitasi perbaikan jalan tersebut, karena jalan sangat vital bagi masyarakat. Dia menjelaskan, sejak jalan itu dibangun sekitar dua puluh tahun silam, sampai sekarang belum ada upaya perbaikan. Padahal hampir seluruh aspal badan jalan terkelupas. 

“Mungkin daerah ini tidak ada anggota dewan atau orang dalamnya, sehingga kampung kami terabaikan dan tidak dilirik. Padahal kami sangat iri melihat kendaraan lalu lalang dengan lancarnya di depan kantor bupati,” tambah Anton. Dia juga menyebutkan, jalan sepanjang dua kilo meter itu, nasibnya sangat mirip dengan jalan dari Sukarami menuju Kantor walinagari Koto Gaek, rusak dan aspal hampir semua berganti tanah.

Anggota DPRD Kabupaten Solok asal Arosuka, Zamroni, SH, berjanji akan mencoba menfasilitasi perbaikan jalan tersebut. “Insyaallah jalan ini akan kita perjuangkan dan aspirasi masyarakat akan kita tampung untuk selanjutnuya disampaikan kepada pemerintah daerah,” tutur Zamroni. Sementara walinagari Batang Barus, Syamsul Azwar, juga akan membawa masalah tersebut ke Musrenbang nagari pada bulan Februari tahun ini  (wandy)

google+

linkedin