BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)--Atas Kepedulian Yayasan kanker Indonesia (YKI) cabang Kota Pariaman untuk mengurangi tingkat kematian manusia yang di akibatkan oleh salah satu penyakit yang berbahaya ,yaitu kanker maka YKI cabang Kota Pariaman mengelar seminar pencegahan kanker dan memperingati hari kanker se- dunia yang jatuh pada hari rabu (4/2/2015 ). Yang di selenggarakan di balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman.
Dalam gelaran ini Walikota Pariaman membuka secara resmi seminar pencegahan kanker dalam rangka memperingati hari kanker se- dunia, dan turut hadir ketua Tim pengerak PKK Kota Pariaman, ketua YKI cabang Kota Pariaman, dan seluruh tenaga kesehatan Kota Pariaman.
Dalam sambutan walikota Pariaman Mukhlis R ia mengatakan bahaya kanker dan penyebabnya penting untuk kita ketahui bersama, terlebih menyangkut pola hidup yang berkaitan dengan makanan yang mengandung zat pengawet dan kebiasan merokok yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker, ucapnya.
Dari data Dinas kesehatan Kota Pariaman, penyakit kanker yang di derita warga Kota Pariaman akhir-akhir ini cenderung semakin meningkat terutama kanker Payudara, Kanker Getah bening dan kanker Nasopharing, tambahnya.
Dengan keberadaan YKI Cabang Kota Pariaman diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat tentang bahayanya kanker dan penyebabnya serta deteksi dini sebagai langkah pencegahan yang paling efektif, ujarnya.
Disamping pencegahan kanker, ada beberapa penyakit yang harus kita waspadai di antaranya demam berdarah yang sekarang lagi marak di Indonesia, saya mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menerapkan hidup sehat, dan dapat kita cegah dengan pola 3 m (menguras, menutup, dan mengubur ), serat melakukan upaya –upaya lainnya seperti memakai lotion anti nyamuk, memasang kawat kasa di fentilasi, dan memasang kelambu, tutupnya.
Dalam sambutan ketua YKI Cabang Kota Pariaman mengatakan dalam rangkaian acara memperingati hari kanker sedunia yang di peringati tempat hari ini , 4 Febuari 2015 dengan Tema “NOT BEYOND US” atau dalam terjemahan bebasnya “Kanker Dapat Di Cegah” ,ujarnya.
Kanker memang masalah kita, kenapa, karena jumlah kanker terus bertambah WHO setiap tahunya ada 6,25 juta penderita baru , sedangkan data depkes RI jumlah populasi penderita kanker sebanyak 6 % dari Total jumlah penduduk Indonesia, Ucapnya.
Sangat banyak dampak yang di Timbulan oleh kanker seperti biaya yang akan di keluarkan sangat besar, proses pengobatan yang lama dan trauma metal. Untuk mencegahnya hindarilah minuman yang beralkohol, hindari bahan makanan yang dapat memicu kanker, mengikuti program vaksinasi, diteksi sejak dini dan berusaha untuk hidup sehat, tutupnya. (amir)
