BIJAK ONLINE (Padang)-Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyampaikan rasa bangga dan senangnya terhadap kebijakan Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat, yang telah punya program Rp 1 miliar untuk 1 nagari.
Rasa bangga dan senang Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno tersebut, disampaikannya ketika menghadiri sidang Paripurna Istimewa DPRD Pasaman Barat untuk memperingati HUT Kabupaten Pasaman Barat ke-11, Rabu, 7 Januari 2015, di Balerong Pusako Anak Nagari.
Menurut gubernur, dengan adanya program Rp 1 miliar untuk 1 nagari tersebut dapat membantu mengurangi kemiskinan yang ada dan meningkatkan pembangunan berbasis nagari yang telah dicanangkan sebelumnya.
“Dan saya sangat senang dengan pembangunan yang telah dilakukan oleh bupati pasaman barat, sehingga bisa menyulap perkembangan pembangunan yang sangat pesat. Sehingga semua pembangunan dapat terasa pada semua sector yang ada di Pasaman Barat, semoga dengan bertambahnya usia Kabupaten Pasaman Barat membuat Kabupaten ini bisa menjadi lebih pesat perkembangannya dan pembangunannya sehingga dapat membantu perkembangan Sumatera Barat juga “ kata Irwan Prayitno.
Dari 3 kabupaten di Sumatera Barat yang memperingati hari jadi, yakni Dharmasraya, Solok Selatan dan Pasaman Barat, gubernur lebih memilih mengunjungi Pasaman Barat.
Sidang Paripurna dihadiri oleh seluruh pemuka yang ada di Kabupaten Pasaman Barat, baik Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Forkopimda , SKPD maupun para pemangku adat, niniak mamak dan Bundo Kanduang yang ada di Kabupaten Pasaman Barat. Diawali dengan pembukaan siding paripurna yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat H. Daliyus K, S.Si, MM.
Sementara Bupati Pasaman Barat, H Baharuddin menyebutkan, Kabupaten Pasaman Barat sudah menginjak usia 11 tahun. "Sidang paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pasaman Barat, sebagai wujud rasa syukur dan kebesaran hati kita, “ ucap Drs. H. Baharuddin R. MM.
Menurut Buapti Pasaman Barat, pembangunan berbasis nagari merupakan implementasi dari Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah. ”Tujuan kita membuat program untuk meningkatan kapasitas Niniak Mamak dan Bundo Kanduang, dalam upaya mengangkat wibawa dan martabat para niniak mamak dan bundo kanduang se kabupaten Pasaman Barat," katanya.
Visi pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat yaitu “Membangun Pasaman Barat diatas Tadah Agama untuk Kesejahteraan umat dunia dan akhirat” yang sejalan dengan program pembangunan keagamaan yang telah dilakukan dengan mengangkat Da’I Nagari sebagai pelaksana tugas pendidikan bidang keagamaan di setiap kejorongan. (Humas Sumbar)