BIJAK ONLINE (SOLOK)-Sopir PO Jasa Malindo jurusan Solok-PadangPanjang menabrak sedan berwarna biru tua BA 1535 AW yang lagi diparkir pemiliknya, dihalaman rumah Makan Yeni, di Jorong Tembok Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, kabupaten Solok, Kamis, 8 Januari 2015.

Akibat tabrakan tersebut, kendaraan Jasa Malindo  jungkir balik dan sedan yang ditabraknya pun masuk kedalam Danau Singkarak.

Sulfi (40) salah seorang masyarakat menyebutkan, Jasa  Malindo BA 7917 HU datang dari arah kota Solok menuju Bukitting dan sopirnya bernama Erwin (34), Suku Sikumbang. Saat melintasi pinggiran Danau Singkarak, persisnya  di Tembok Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak sekitar pukul 11,30 WIB, bus dengan muatan 7 penumpang itu kejar-kejaran degan mobil Tanjung Yaja di mana jalan sedang licin akibab hujan gerimis. 

“Kendaraan Jasa Malindo jurusan Solok Bukittinggi atau Padang Panjang jarang yang pelan, mereka kalau melintas seperti dikejar setan. Mungkin akibab sopirnya masih muda dan ugal-ugalan,” tutur Sulfi, yang pada saat kejadian sedang memancing di Singkarak yang terkenal penghasil ikan bilih.

Pada saat itulah kejar-kejaran itulah, bus Jasa Malindo diduga putus rem, menyenggol  Mobil Toyota DX dan rumah makan Ampera Yesi, lalu jungkir balik masuk ke Danau Singkarak. Saat kejadian dia tidak melihat pasti mini bus tersebut datang dari arah Solok. Namun, yang dia saksikan adalah ketika mobil sudah terjun dan jatuh ke dalam Danau Singkarak.
“Pada saat kejadian, saya lihat Jasa Malindo itu seperti terbang. Untungnya, ada mobil dan kedai, kalau tidak mungkin mini bus terbang jauh ke dalam Danau,” tambah Sulfi.

Informasi yang berhasil dihimpiun di TKP,  Jasa Malisndo tiba-tiba, sampai di tikungan tepatnya depan kedai nasi Ampera Yessy, terlihat  membanting stir ke arah sebelah kiri jalan yang tepat menghantam sudut kanan kedai nasi.

Di duga, Jasa Malindo slip dan oleng akibat kondisi jalan licin karena diguyur hujan dari pagi hari. Sebelum menghantam sudut kanan kedai yang merupakan dapur masak Ampera tersebut, mini bus Jasa Malindo ini menabrak mobil sedan Nopol BA 1535 AW warna biru tua yang tepat parkir di depan dapur itu.

Kontan saja, akibab kejadian tersebut, mini bus Jasa Malindo dan sedan DX sama-sama ringsek ke pinggir danau dan merobohkan dapur kedai Ampera Yessy yang berada di pinggir Danau Singkarak.

Kejadian yang tidak mengakibabkan korban jiwa itu, sempat membuat seluruh penumpang taruma berat dan hampir seluruh penumpang mengalami luka ringan dan luka berat. Seluruh korban langsung dirujuk ke Puskesmas Singkarak. Sementara menurut Kepala Puskesmas Singkarak, dr Indra Yohanes,  korban menderita luka sedang dan berat setelah dapat perawatan, korban di rujuk ke RST Solok untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Berikut adalah nama-nama penumpang bus Jasa Malindo, Siti Mariani, (63), warga Bukittinggi, Winda, (25), warga Enam Suku Kota Solok, Hendri, (32), warga Bukit Sileh Kabupaten Solok, Win, (35), warga Padang Panjang, Suardi alias Bujang, (60), warga Solok, Dodi, (36), warga Surian Kabupaten Solok, dan satu orang penumpang lain. Selain itu, dua orang korban lainnya adalah keluarga pemilik kedai nasi. Masing-masing, Rafa Falensia,( 4), dan Asra Primana, (42), yang saat kejadian tengah berada di dalam dapur masak kedai nasi tersebut. 

Hendri, salah seorang penumpang yang mengalami luka lecet di lengan dan kakinya mengatakan, jika mini bus yang ditumpanginya ini memang melaju dengan kecepatan tinggi. “Supirnya memang membawa kendaraan sangat kencang,” jelas Hendri.

Sementara itu, Erwin, supir mini bus Jasa Malindo ini mengaku, saat kejadian dia ingin merem laju kendaraannya karena melihat ada lawan di depan. Namun, saat si supir ini mencoba menginjak rem, laju mini bus tersebut tak mampu lagi dikendalikan. Sehingga menabrak sedan dan kedai tersebut.
 
Kapolres Solok Kota AKBP Guntur Hindarsyah melalui Kanit Laka Sat Lantas Polres Solok Kota, Ipda Erizon menyebutkan, semua korban laka lantas dilarikan ke Puskesmas Singkarak. Dari beberapa korban tersebut, ada yang dilarikan ke Rumah Sakit Tentara (RST) Kota Solok.

 “Kondisi korban pada umumnya mengalami luka ringan. Tapi, ada salah seorang penumpang yang mengalami patah tulang bahu sebelah kiri,” papar Erizon. Sampai berita ini diturunkan, Polres Kota Solok masih meneyelidiki apa penyebab kejadian yang sebenarnya (wandy)

google+

linkedin