BIJAK ONLINE (Pdg.Pariaman)—Masyarakat Sungai Pua Tanjung Mutuih, Nagari Koto Dalam, Kecamatan Padan Sago, Kabupaten Padang Pariaman, “Baralek Gadang Batagak Kudo-kudo”, masjid Raya Korong, Minggu dan Senin (5,6/4/2015).
Wali Korong Sungai Pua Tanjung Mutuih, Indra Suhada, mengatakan, pembangunan masjid ini, penganti bangunan lama yang rusak akibat gempa tahun 2009 lalu, mesjid ini satu-satunya rumah ibadah bagi umat Islam daerah setempat, disamping untuk ibadah shalat jum’at, termasuk ibadah shalat wajib 5 waktu sehari semalam.
Dikatakan, sampai kini pekerjaannya dilakukan sesuai dengan kondisi keuangan mesjid yang dihimpun melalui berbagai bantuan, baik dari pemerintah,maupun dari masyarakat, baik yang ada di kampung atau pun diperantauan.
Menurut Indra Suhada, pembangunan mesjid ini telah menghabiskan dana Rp. 300 juta lebih dan sampai selesai bakal membutuh biaya Rp 1 miliar lebih. Sebagai Wali Korong Indra Suhada, menghimbau masyarakat Sungai Pua tanjung Mutuih, baik yang ada di kampung atau pun di perantauan, untuk dapat menyisihkan sebagian hartanya, buat penyelesaian pembangunan mesjid ini. “Tidak mungkin orang lain akan mau membantu, kalau kita sendiri berpangku tangan, mari kita berlomba-lomba di dalam berbuat kebaikan,” tutur Idra Suhada.
Lebih jauh dijelaskan, untuk acara batagak kudo-kudo, panitia telah menyebarkan undangan kepada kaum muslimin dan kaum muslimat, di Kabupaten Padang Pariaman, baik swasta , pengusaha, rakyat biasa, anggota dewan dan pejabat dan tidak ketinggalan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni. (ya)
Wali Korong Sungai Pua Tanjung Mutuih, Indra Suhada, mengatakan, pembangunan masjid ini, penganti bangunan lama yang rusak akibat gempa tahun 2009 lalu, mesjid ini satu-satunya rumah ibadah bagi umat Islam daerah setempat, disamping untuk ibadah shalat jum’at, termasuk ibadah shalat wajib 5 waktu sehari semalam.
Dikatakan, sampai kini pekerjaannya dilakukan sesuai dengan kondisi keuangan mesjid yang dihimpun melalui berbagai bantuan, baik dari pemerintah,maupun dari masyarakat, baik yang ada di kampung atau pun diperantauan.
Menurut Indra Suhada, pembangunan mesjid ini telah menghabiskan dana Rp. 300 juta lebih dan sampai selesai bakal membutuh biaya Rp 1 miliar lebih. Sebagai Wali Korong Indra Suhada, menghimbau masyarakat Sungai Pua tanjung Mutuih, baik yang ada di kampung atau pun di perantauan, untuk dapat menyisihkan sebagian hartanya, buat penyelesaian pembangunan mesjid ini. “Tidak mungkin orang lain akan mau membantu, kalau kita sendiri berpangku tangan, mari kita berlomba-lomba di dalam berbuat kebaikan,” tutur Idra Suhada.
Lebih jauh dijelaskan, untuk acara batagak kudo-kudo, panitia telah menyebarkan undangan kepada kaum muslimin dan kaum muslimat, di Kabupaten Padang Pariaman, baik swasta , pengusaha, rakyat biasa, anggota dewan dan pejabat dan tidak ketinggalan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni. (ya)
