BIJAK ONLINE( Padang)-Meskipun tanggungjawab kebersihan masalah sampah telah dialihkan kepihak ketiga atau CV Vania, tapi yang sampah masih saja bertebaran di Pantai Muara Padang.
"Saya sangat prihatin dengan bertebaranya sampah di pinggir pantai dan terliat petugasnya bekerja tanpa ada rasa tanggungjawab," kata Popon kepada Tabloid Bijak, Senin, 1 Juni 2015.
Menurut anggota jamaah tabliq ini, seharusnya dinas terkait atau dinas yang bertanggungjawab masalah kebersihan objek wisata ini, benar- benar serius mengawasi pemungut sampah, demi kebersihan Pantai Muara Padang.
Kemudian, kata Popon, Pantai Muara Padang ini tak pernah bebas dari tebaran sampah. "Seakan-akan dinas terkait atau dinas kebersihan tak mampu membebaskan Pantai Muara Padang dari tumpukan sampah," katanya.
Fakta sampah ini, lanjut Popon, seakan-akan pula Sungai Arau ini sepanjang puluhan ribu kilo meter yang sulit membebaskannya dari sampah. "Setiap hari sungai dan Pantai Muara Padang ini selalu dipenenuhi limbah sampah plastik dan limbah rumah tangga lainnya," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Dian Fakri mennyebutkan, kalau masalah kebersihan pantai telah dialih tugaskan kepada pihak ketiga, yakni perusahaan, CV Vania sebagai pemenang tender. "Anggaran untuk membersihkan Pantai Muara Padang ini dengan nilai pagu 752.306.000 juta pertahun untuk Januari sampai Desember 2015 ini," katanya.
Menurut Dian Fikri, dirinya akan mengawasi perusahaan yang bertanggung jawab terhadap persoalan ini. "Kita akan menaikan lagi anggarannya tahun depan, menimal menjadi Rp 900 juta," katanya. ( CHAN)
