BIJAK ONLINE (Solok)-Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Yulian Efi mengharapkan Ismael Koto yang mengundurkan diri sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan  Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, sukses melanjutkan kiprah dan perjuangannya menjadi Walikota Solok, yang akan berkompetisi dengan kandidat lainya, di Pilwako Solok, Desember 2015 mendatang.

"Begitu pak Ismael Koto mengajukan surat pengunduran diri, Senin (2/2) lalu, saya terharu dan merasa kehilangan, karena pak Ismael merupakan salah satu pejabat berkinerja baik selama mengabdi sebagai PNS di Solsel," kata  Yulian Efi.

Menurut Yulian Efi, pengunduran dirinya tersebut terkait tekad Ismael untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solok periode 2015-2020. "Sikap dan langkah yang ditempuh pak Ismael  merupakan bukti keseriusannya  untuk mengikuti tahapan Pilkada tersebut dengan mengundurkan diri sebagai Asisten I, dan sekaligus mundur sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)," katanya. 

Sementara Bupati Solsel, Muzni Zakaria mengaku berat melepas Ismael, sebab dalam pandangannya selama ini, Ismael dikenal sebagai pejabat dan PNS yang memiliki kemampuan, kreativitas, dan komitmen yang tinggi dalam bekerja. "Ismael  merupakan pribadi yang ulet, rajin dan disenangi semua orang di Solsel," katanya.

Menurut Muzni, dirinya sangat  berat melepas Ismael Koto. Alasannya, karena Ismael merupakan figur yang sangat diandalkan di kabupaten ini. "Tapi saya juga memahami, bahwa Kota Solok juga membutuhkannya dan saya juga yakin Ismael bisa menjalankan amanah memimpin Kota Solok, sebab telah terbukti selama ini, Ismael bekerja dengan baik,” ujarnya.

Muzni juga melihat ada kesamaan dirinya dengan Ismael saat maju pada Pilkada Solsel pada tahun 2010 lalu. Kesamaan tersebut adalah, sama-sama figur yang lebih dulu berkiprah di luar daerah. “Perlu diingat, masyarakat kita sudah cerdas. Mereka tahu pemimpin yang terbaik untuk memimpin daerah mereka, meski tidak berkiprah di daerah sendiri sebelumnya.,” ungkap putra Muaro Labuah ini. (PRB)

google+

linkedin