BIJAK ONLINE (SOLOK)-Terkait dengan akan masuknya Bulan Suci Ramadhan 1436 Hijriah, kalangan anggota DPRD berharap agar bulan Ramadan tidak dijadikan ajang untuk berkampanye.

“Kita menghimbau kepada para pelaku politik di negeri ini, termasuk kepada calon kepala Daerah, untuk dapat menahan diri agar menjadikan bulan puasa ramadahn besok untuk niat beribadah, bukan untuk kampanye,” tutur Yondri Samin, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, di gedung DPRD Kabupaten Solok, Kamis (11/6). 

Ditambahkannya, moment Ramadhan bukan untuk dijadikan ajang mencari dukungan, tetapi adalah untuk meningkatkan iman dak ketakwaan kepada Allah.

Sementara itu, Septrismen Sutan Putih, yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, juga meminta agar sucinya bulan, hendaknya jangan sampai dinodai dengan kegiatan-kegiatan politik dan kampanye di masjid-masjid, dengan memberi dukungan kepada calon tertentu. 

“Mari kita jadikan bulan puasa ini sebagai bulan untuk intsospeksi diri dan untuk beribadah, apakah amal kita sudah lebih cukup atau belum. Jangan jadikan puasa bukan ajang kampanye, dukungan alias untuk kampanye, karena tujuan jama’ah datang ke masjid adalah untuk melaksanakan salat tarawih, bukan untuk ajang kampanye,” pesan politisi dari Gerindra itu (wandy)


google+

linkedin