BIJAK ONLINE (Padang)-Fraksi Gerindra DPRD Padang  telah mengelar rapat internal  dan mengeluarkan rekomendasi yang menyarankan Erisman untuk melaporkan persoalan tuduhan pencabulan terhadap dirinya.  

‘’Rekomendasi yang di keluar Fraksi Gerindra di DPRD kota Padang meminta Erisman  harus melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian untuk membersihkan nama baiknya,’’ kata Anggota DPRD Kota dari Fraksi Gerindra Emnu Azamri, Kamis, 28 April lalu. 

Kemudian, Fraksi Gerindra juga meminta DPRD Padang membentuk tim verifikasi mencari kebenaran fakta dari kasus dugaan pencabulan yang di alamatkan ke Ketua DPRD Kota Padang ini.

Seperti diketahui  isu dugaan pencabulan pada gadis dibawah umur yang dituduhkan dilakukan Ketua DPRD Padang Erisman terkuak di akun FB yang bernama Pencabulan dan aksi demo  LSM-FORMAS beberapa waktu lalu ke DPRD. 

Menurut  Emnu Azamri lagi, Fraksi Gerindra sendiri juga membentuk tim verifikasi  terkait kasus yang menimpa kadernya. Kemudian, rekomendasi terakhir meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini secara profesional.

Emnu menyarankan, kalau memang itu fitnah maka Erisman wajib melaporkan ke kepolisian demi nama baiknya.  “Fraksi Gerindra berharap semua pihak dapat menjalankan rekomendasi tersebut karena kasus ini sudah menjadi perhatian masyarakat luas. Untuk itu Fraksi Gerindra memberi tenggat waktu selambatnya selama dua minggu hasil verifikasi yang disarankan,”ujar Emnu.

Sementara itu di tempat terpisah Ketua DPRD kota Padang Erisman menjelaskan, tuduhan dugaan pencabulan yang di tujukan kepada dirinya adalah bohong dan itu di ciptakan oleh lawan-lawan politiknya dengan tujuan menjatuhkan nama dan karirnya."Ini di ciptakan oleh orang- orang yang ingin karir saya jatuh,’’ ungkap Erisman.

Menyangkut adanya empat rekomendasi dari fraksi Gerindra, Erisman tidak mengetahuinya. " Saya belum tahu bahwa Fraksi Gerindra telah mengeluar rekomendasi, tetapi soal  dipanggil DPC Gerindra Kota Padang untuk rapat  memang ada namun  saya tidak menghadirinya karena saya ke Jakarta, ‘’ungkap Erisman.

Menurut Erisman, sebagai DPC Gerindra Kota Padang hendaknya melakukan pembekingan terhadap dirinya dan  menjauhkan dari  konplit internal."Saya  dalam masalah seolah-olah  berjalan sendiri, ‘ ’ujar politisi Gerindra ini.

Namun di partai Gerindra ada aturan- aturan seperti jika di DPC ada konplik akan di teruskan ke DPD lalu di teruskan ke DPP." Dalam tudingan yang di arahkan kepada saya ini biarlah petinggi- petinggi Gerindra yang akan melakukan keputusan,’’ ujarnya.

Kemudian Erisman menegaskan,  dirinya  yakin dan percaya yang benar itu tetap benar dan yang salah tetap salah."Kalau  saya memang bersalah, saya siap mempertanggungjawabnya demi partai dan masyarakat.    ( yos  )

google+

linkedin