Berdasarkan pantauan, air yang tergenang membuat kendaraan yang lalu lalang pun terlihat memperlambat laju kendaraannya. Penderitaan pengendara yang melintas di jalan tersebut sepertinya harus terus berlangsung lama, di karenakan Pemerintah masih sibuk berdebat persoalan kewenangan.
Apabila hujan berlangsung hingga beberapa jam di pastikan sepanjang jalan depan pasar raya solok atau disekitaran simpang Tugu Adipura akan tergenang air. “Kita ga ngerti masalah air yang suka mengenang setiap kali hujan ini, kewenangan siapa, tapi tolong pejabat yang ada di Kota Solok turun untuk nengokin jalan-jalan yang ada di spot-spot atau sudut kota di Kota Solok,” kata Ramdi, sala seorang pengendara mobil asal Sawah Lunto yang sedang memarkirkan kendaraanya untuk membeli beberapa keperluan di Pasar Raya Solok.
Dapat dipastikan setiap hujan yang turun dalam intesitas rendah ataupun tinggi membuat beberapa spot jalan di Kota Solok tergenang air sampai mata kaki orang dewasa, bahkan lebih. Meskipun hanya semata kaki orang dewasa, genangan air ini membuat masyarakat yang sedang ingin menyebrang seperti anak sekolah atau pengunjung pasar terpaksa ambil jalan memutar sambil melipat celananya untuk menghindari basah. “Saya mau berbelanja kepasar raya solok, saat menuju ke pasar, ada genangan air lumayan tinggi ketika menyebrang, jadi saya lipat celana saya, terus jalan,” kata Yulas warga Solok.
Dari pantauan , spot-spot jalan yang tergenang air akibat dari rendahnya jalan karena tidak rata serta beberapa spot juga berlubang, juga saluran sering mampet, tidak mengalirkan air ke got dengan lancar. Diperhatikan hingga sore hari, tidak terlihat adanya langkah jelas dari untuk mengatasi persoalan yang selalu terjadi di Kota Solok tersebut, yang ada hanya air mengering hingga beberapa jam barulah genangan airnya hilang. (Wan/Van)