Dirjen Pengembangan Kawasan Trasmigrasi Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Trasmigrasi Republik Indonesia, Johozua, M, berfhoto bersama Bupati Solok, Syamsu Rahim dan Ketua Forwana Kabupaten Solok, Syamsul Azwar, seuasai menerima APDESI Award 2015


BIJAK ONLINE (SOLOK)-Sebanyak 15 Bupati dan Walikota dari Seluruh Indonesia, tanggal 17 Mei 205 lalu, dianugerahi APDESI Award 2015, oleh Kementerian PDT dan Trasmigrasi RI, Johozua M, bertempat di Pendopo Kantor Bupati Purwakarta.

Penghargaan diberikan Atas Jasa dan Prestasi Luar Biasa Bupati atau Walikota, dalam pemberdayaan pemerintahan dan masyarakat desa/Kelurahan atau nagari di daerah masing-masing. Salah satu penerima anugerah APDESI Award adalah Bupati Solok, Syamsu Rahim.


Selain penyerahan Anugerah APDESI Award, acara dilanjutkan dengan pencanangan Hari Desa Nasional (Hardesnas), yang jatuh pada tanggal 17 Mei setiap tahunnya. Acara pecanangan itu dilakukan oleh Dirjen Pengembangan Kawasan Trasmigrasi Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Trasmigrasi Republik Indonesia, Johozua, M, Yoltuwu, bertempat di Kabupaten Purwarkarta, Jawa Barat, yang juga dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Acara dilanjutkan dengan Rakernas Hardesnas, karena mempunyai hubungan historis yang kuat dengan Sistem Pemerintahan Desa, baik secara Nasional maupun Internasional antara lain tanggal 17 mei 1890, pertama kali dipentaskan adat istiadat pemerintahan pedesaan di roma tepatnya di Teatro Costanzi dan pertama kali diperkenalkan sistem Pemerintahan Desa di Dunia. UU RI Nomor 5 tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa berlaku sampai tahun 1999 atau selama 20 (dua puluh) tahun.

Namun setelah UU Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 32 tahun 2004 tentang  Pemerintahan Daerah diberlakukan, maka desa hanya diatur oleh PP Nomor 76 tahun 1999 dan PP Nomor 72 tahun 2005. sejak itulah para penggiat desa, elemen desa, paguyuban, organisasi desa dari seluruh pelosok tanah air berkumpul di Yogyakarta untuk membentuk sebuah wadah  perjuangan untuk melahirkan kembali UU Desa sebagaimana UU Nomor 5 Tahun 1979. maka pada tanggal 17 mei 2005, dideklarasikanlah Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tanggal 17 Mei akan dilakukan peringatan HARDESNAS setiap tahunnya secara Nasional di seluruh Indonesia.

Ini juga dilakukan sebagai gerakan bersama menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai ciri khas masyarakat pedesaan dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat Kegiatan Rakernas DPP APDESI se Indonesia.

Acara Rakernas APDESI dari Kabupaten Solok juga dihadiri Bupati Solok, Syamsu Rahim, Ketua Forwana Kabupaten Solok, Syamsul Azwar, Kasubag Humas, Syofiar Syam. Selain itu, juga tampak hadir, Asisten Pemerintahan Propinsi Jawa Barat, Achdiat Supratman, Bupati Purwakarta, Bapak H. Dedy Mulyadi, Bupati / Walikota  seluruh Indonesia, Ketua DPD APDESI seluruh Indonesia, Kepala Desa se-Kabupaten Purwakarta dan para penerima APDESI Award 2015 seperti Gubernur Jawa Barat Propinsi Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, LC, Bupati Murung Raya Propinsi Kalimantan Tengah, Drs. Perdie, MA, Bupati Purwakarta Propinsi Jawa Barat, H. Dedy Mulyad, SH, Bupati Lombok Timur Propinsi Nusa Tenggara Barat, DR. H. M. Ali Bin Dahlan, SH, MH, Bupati Kuningan, Propinsi Jawa Barat, Hj. Utje Choiriyah Hamid, Bupati Maros Propinsi Sulawesi Selatan, Ir. H. Hatta Rahman, MM, Bupati Ciamis Propinsi Jawa Barat, Drs.H.Iing Syam Arifin, Bupati Kapuas Propinsi Kalimantan Tengah, Ir.Ben Brahim, S. Bahat, Bupati Solok Propinsi Sumatera Barat, Drs.H, Syamsu Rahim, Bupati Pangkep Propinsi Sulawesi Selatan, H.Syamsudim A. Hamid, Walikota Banjar Propinsi Jawa Barat, Hj.Ade UU Sukaseh, SiP, MM, Bupati Probolinggo, Propinsi Jawa Timur, Hj.Puput Tantrianasri, SE, Bupati Indramayu Propinsi Jawa Barat, Hj. Anna Sophanah, Bupati Garut Propinsi Jawa Barat, H.Rudy Gunawan, SH, MH, Bupati Minahasa Selatan Propinsi Sulawesi Utara, Christiani Eugeniia Paruntu, SE dan Bupati Bandung Barat, Propinsi Jawa Barat, Drs. Abu Bakar, Msi,  (wandy)

google+

linkedin