BIJKA ONLINE (Kota  Pariaman)—Prof. Dr. H. Salmadanis, MA, Wakil Rektor II IAIN IM Bonjol Padang, akan menjadi penceramah tunggal pada acara peringatakan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1436, di Masjid Raya Kampung Baru Kota Pariaman, Senin (18/5/2015), malam. 

Pengurus Masjid Raya Kampung Baru, telah menyebarkan undangan kepada Warga Kampung Baru, tertanggal (12/5/2015) yang ditanda tangani  Ketua Drs. Mardison Mahyuddin, MM dengan Sekretaris, Arifin Dt. Sinaro Mangkuto, turut mengundang  Kepala Desa Kampung Baru, Mahyuddin, Ak, meminta kepada warga Kampung Baru, untuk menghadiri  acara tersebut, karena peringatan Isra’ Mi’raj ini hanya diadakan 1 kali dalam setahu, bagi yang tidak hadir akan merugi sendiri.

Prof. Dr. H. Salmadanis, MA, lahir di Tabek Patah, Salimpaung, Tanah Datar, Sumatera Barat, 24 Oktober 1959; umur 54 tahun,  adalah seorang pengajar, akademisi dakwah, dan mubalig Indonesia. Saat ini, ia merupakan guru besar dan Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol.  

Pernah diangkat menjadi  Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang. Ia banyak menulis buku bermuatan dakwah dan aktif sebagai penceramah di sejumlah daerah khususnya di Sumatera Barat.

Tamat dari Madrasah Tarbiyah Islamiyah di Payakumbuh pada tahun 1978, ia pindah ke Padang mengambil pendidikan sarjana di Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol, lanjut ke program pasca-sarjana S-2 di IAIN Ar-Raniry Banda Aceh dan pasca-sarjana S-3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Karya
Menulis buku,  Metode Dakwah Perspektif Al-Qur’an (2002), Al-Da’i dan Identitasnya (2003), Adat Basandi Syarak (2003), Filsafat Dakwah (2003), Kapita Selekta Ilmu Dakwah (2003), Al-Da'i dan Kepemimpinan (2004), Manajemen Masjid dan Aplikasinya (2006), Dasar-Dasar Keperawatan Rohani dalam Islam (2007).

Kemudian buku, Menggagas Kembali Ilmu Dakwah (2009), Dakwah dan Patologi Sosial (2009), Perjalanan Spritual (2009), Filsafat Ilmu Dakwah (2009). . 

Isra’ Mi’raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan Nabi  Muhammad, Saw dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah dari Allah swt, untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam. (amir)

google+

linkedin