BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)-- Ketua DPRD Kota Pariaman,Drs. Mardison Mahyudin, mengkritisi ketidakhadiran beberapa SKPD sebagai kuasa pengguna anggaran , saat pembahasan anggaran.
"Saya lihat absensinya banyak yang tidak hadir," kata Mardison.dalam Rapat Paripurna, Dewan agenda penyampaian Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Pariaman Tahun Anggaran 2014 di Gedung DPRD Kota Pariaman, Manggung, Senin (15/6/2015), lalu.
Dikatakan, eksekutif lebih memperhatikan tingkat kehadiran SKPD, karena penyampain nota keuangan Wali Kota ini, untuk memenuhi maksud dari pasal 184 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
Lebih jauh disampaikan, sesuai mekanisme yang sudah ada, Kepala Daerah mengajukan Ranperda tentang pertangguangjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun berakhir.
Menurut Mardison, draf Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD berikut dengan buku Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2014 dan rancangan Perwako Pariaman tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2014, sudah disampaikan secara administrasi oleh Walikota Pariaman.
Oleh karena itu masih kata Mardison, DPRD Kota Pariaman melalui Badan Musyawarah DPRD Kota Pariaman menindak lanjutinya dengan mengagendakan Rapat Pembahasan Ranperda tersebut. Agenda selanjutnya mendengarkan Pandangan Umum Fraksi yang dilaksanakan tanggal 16 Juni 2015.
Sementara itu, Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, mengatakan tahun anggaran 2014 realisasi pendapatan daerah sebesar Rp552,36 M dari anggaran Rp570,68 M atau 96,79%. Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp20,60 M dan realisasinya sebesar Rp26,68 M atau sebesar 129,59%. Meningkatnya realisasi PAD ini disebabkan terealisasinya sebagian besar komponen PAD terutama lain-lain PAD yang sah.
Belanja tahun anggaran 2014, direncana sebesar Rp68,43 M dan realisasinya sebesar Rp505,92 M atau sebesar 76,84%. Belanja operasional direncanakan sebesar Rp503,91 M direalisasi sebesar Rp378,15 M atau sebesar 74,46%. Belanja Modal direncanakan sebesar Rp147,32 M terealisasi sebesar Rp127,56 M atau sebesar 85,43%.
Sedangkan jumlah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun anggaran 2014 sebesar Rp134,20 M, naik sebesar Rp41.33 M atau 44,51% jika dibandingkan dengan SILPA tahun 2013 sebesar Rp92,86 M.
Diakhir Paripurna, mewakili seluruh lembaga legislatif Mardison mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 2015 yang tinggal beberapa hari lagi.
"Atas nama DPRD saya ucapkan mohon maaf lahir dan batin. Mari sama sama kita ciptakan suasana kondusif selama bulan suci. Jika ada kedai nasi atau warung dadakan yang buka selama bulan puasa, pemerintah daerah tidak segan-segan menertipkannya," pungkas Mardison. (amir)
