BIJAK ONLINE (SOLOK)-Ketua  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok, Yutris Chan,  mengingatkan masyarakat agar peduli terhadap pendidikan anak. Karena tahun baru ajaran pendidik berdempetan dengan Bulan Suci Ramdhan, mari kita utamakan pendidikan anak-anak serta jalani bulan suci dengan pola sederhana.

"Karena kita harus mempersiapkan generasi yang handal dan siap bersaing apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Oleh karena itu orang tua harus lebih peduli dengan pendidikan anak mereka," harap Yutris Can, Kamis, (24/6). 

Ditambahkan Yutris Can, kepedulian masyarakat sekarang akan pendidikan anak sangat kurang sehingga banyak dari generasi penerus tersebut yang putus sekolah.  Hal ini, akan membuat anak-anak mereka hanya mengikuti pekerjaan orang tuanya dan tidak bisa mengembangkan diri menjadi lebih baik."Minimal orang tua bisa memberikan pendidikan formal pada anak sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) agar mereka bisa mengembangkan diri dan bisa bersaing di dunia kerja," jelas calon Walikota Solok tersebut.

Dengan sudah diberlakukannya MEA maka orang Singapura bisa saja dengan bebas hanya menjual sayuran ke Solok. Jika pendidikan generasi penerus hanya taman sekolah dasar maka akan kesulitan bersaing. Padahal jelas Yutris Can, sebagian besar penduduk Kota Solok merupakan petani dan dengan hasil tani tersebut memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun apabila semua itu juga diperjualbelikan oleh masyarakat negara lain maka masyarakat miskin akan semakin banyak karena tidak mampu bersaing. 

Selain itu, masyarakat juga harus lebih memperkaya anak dengan pengetahuan agama supaya tidak terpengaruh hal negative yang akan datang dari luar. "Dengan adanya perdagangan bebas maka akan banyak budaya serta hal negatif yang akan dilihat. Apabila kita tidak dibekali pengetahuan agama yang cukup maka akan terjerumus karena tidak bisa menyaring mana yang harus diterapkan dan dibuang," bebernya.

Kehadiran MEA bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia khususnya Kota Solok jika mempersiapkan anak sejak sekarang dengan pendidikan yang memadai. Namun, jika tidak ada persiapan maka kita hanya akan jadi penonton di negeri sendiri. Untuk itu mari kita utamakan pendidikan anak-anak kita, karena masa depan kota Solok di gemgam oleh mereka semua (wan/van)

google+

linkedin