BIJAK ONLINE (SOLOK)-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Tim Gabungan Pemko Solok yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polres Solok Kota, TNI, dan Denpom akan melakukan razia keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Solok. Tujuan razia untuk mengamankan situasi menjelang lebaran serta ketertiban dalam menjalankan ibadah puasa.
Adapun target razia seperti warung kelambu (Warkel), cafe, Tempat Hiburan Malam (THM), pedagang petasan, gelandangan dan pengemis (Gepeng), anak jalanan (Anjal) serta remaja yang bermain petasan disekitar rumah ibadah atau masjid. “Razia ini kita maksudkan agar masyarakat kota Solok merasa nyaman dan aman dari segala gangguan kamtibmas,” tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kota Solok Zulkarnaini, Rabu petang (1/7).
Menurut Zulkarnaini, dengan maraknya warung kelambu yang masih beroperasi di bulan ramadhan, maka sesuai dengan edaran Walikota Solok untuk menjaga keamanan serta ketertiban dan menghormati bulan suci Ramadhan, diharapkan berbagai pihaknya bersinergi dengan pihak terkait lainya.
Selain Warkel dan pedagang petasan, tempat hiburan malam dan cafe-cefe malam juga akan di razia. Sehingga Tim Gabungan tersebut akan melakukan operasinya siang dan malam hari. “Siang harinya Warkel dan pedagang petasan, maka pada malam hari tempat hiburan, cafe, pedagang petasan,” terang Zulkarnaini.
Selain itu, tim gabungan juga akan melakukan razia terhadap gepeng dan nak jalanan, yang mana Satpol PP akan bekerjasama dengan Dinas Sosial. “Untuk Gepeng dan Anjal kami melakukan razia setiap hari, tapi dalam waktu dekat ini tim gabungan juga akan merazia segala bentuk gangguan yang tak menghormati bulan suci ramadhan,” jelas Zulkarnaini (wan/van)
Adapun target razia seperti warung kelambu (Warkel), cafe, Tempat Hiburan Malam (THM), pedagang petasan, gelandangan dan pengemis (Gepeng), anak jalanan (Anjal) serta remaja yang bermain petasan disekitar rumah ibadah atau masjid. “Razia ini kita maksudkan agar masyarakat kota Solok merasa nyaman dan aman dari segala gangguan kamtibmas,” tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kota Solok Zulkarnaini, Rabu petang (1/7).
Menurut Zulkarnaini, dengan maraknya warung kelambu yang masih beroperasi di bulan ramadhan, maka sesuai dengan edaran Walikota Solok untuk menjaga keamanan serta ketertiban dan menghormati bulan suci Ramadhan, diharapkan berbagai pihaknya bersinergi dengan pihak terkait lainya.
Selain Warkel dan pedagang petasan, tempat hiburan malam dan cafe-cefe malam juga akan di razia. Sehingga Tim Gabungan tersebut akan melakukan operasinya siang dan malam hari. “Siang harinya Warkel dan pedagang petasan, maka pada malam hari tempat hiburan, cafe, pedagang petasan,” terang Zulkarnaini.
Selain itu, tim gabungan juga akan melakukan razia terhadap gepeng dan nak jalanan, yang mana Satpol PP akan bekerjasama dengan Dinas Sosial. “Untuk Gepeng dan Anjal kami melakukan razia setiap hari, tapi dalam waktu dekat ini tim gabungan juga akan merazia segala bentuk gangguan yang tak menghormati bulan suci ramadhan,” jelas Zulkarnaini (wan/van)
