BIJAK ONLINE (SOLOK)-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin, SH, MH, berharap agar umat Islam di Kabupaten Solok bisa menjadikan lebaran sebagai moment untuk saling bermaaf-maafkan oleh masyarakat Kabupaten Solok dan juga para pelaku politik di daerah ini.
“Mungkin selama ini, disadari atau tidak, selaku orang politik, diantara kita ada yang tersakiti atau tersinggung baik sengaja atau tidak. Jadi saatnya lebaran ini untuk saling bermaaf-maafkan,” tutur Yondri Samin, Selasa (14/7).
Dijelaskan Yondri Samin, hakekat dari Idul Fitri adalah kembali suci, jadi salah satu langkah untuk membersihkan diri adalah dengan saling bermaafkan sesama umat manusia. “Artinya setelah lebaran tiba, mari kita saling berjabat tangan dan melupakan suasana politik yang sudah berlalu dan kita melangkah kedepan bersama-sama untuk Kabupaten Solok yang lebih baik,” ujar politisi dari Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
Selain berharap lebaran bisa untuk saling bermaaf-maafan, Ketua DPC Partai PPP Kabupaten Solok itu juga berpesan agar umat Islam merayakan lebaran dengan sangat sederhana dan tidak berlebihan. “Jangan mentang-mentang lebaran, semua kue dibeli, daging diborong, sehingga nanti tidak habis bisa mubazir,” tutur Yondri Samin.
Harapan yang sama juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Solok, Hardinalis Kobal, SE, MM, agar umat Islam di Kabupaten Solok merayakan lebaran dengan apa adanya dan tidak terlalu berfoya-foya. “Nabi juga mengajarkan kepada umatnya agar menerapkan pola hidup sederhana dan tidak bermewah-mewahan. Jadi lebaran ini mari kita sambut dengan sederhana saja,” tutur Hardinalis (wandy)
