BATAS akhir pendaftaran calon Gubernur Sumatera Barat yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat, 27 Juli 2015 mendatang. Tapi saat ini, incumbent Irwan Prayitno yang akan meninggalkan singasananya, Agustus 2015 nanti masih saja belum menentukan atau menetapkan siapa yang akan maju bersama dirinya di Pilgub Sumbar yang digelar serentak, 9 Desember 2015 mendatang.
Dari berbagai informasi bisik-bisik diberbagai warung dan ota di pelanta, bermunculan beberapa nama, diantaranya, Syamsu Rahim Bupati Solok yang juga akan mengakhiri kekuasaannya, Agustus 2015 mendatang. Begitu juga dengan nama Nasrul Abit, Bupati Pesisir Selatan yang konon katanya bakal mendapat dukungan dari Partai Gerindra, melalui lobi-lobi politik dengan Fadlizon salah seorang pencetus lahirnya partai Gerindra.
Kemudian, muncul pula nama Pelaksana Tugas Ketua Umum DPD Partai Golkar Sumatera Barat, Yan Hiksas kubu Agung Laksono yang lagi naik daun begitu PTUN Jakarta memenangkannya dan menyebutkan punya hak yang sah mengajukan calon di Pilkada.
Lantas timbul pertanyaan, apakah mungkin Irwan Prayitno berpasangan dengan Yan Hiksas? Jawabannya mungkin saja. Soalnya, antara Irwan Prayitno dengan Yan Hiksas sudah saling kenal dan bahkan akrab, karena keduanya pernah sama-sama jadi pengurus di ICMI dan HMI. Bahkan keduanya sering berkomunikasi berbagai masalah, terutama tentang masalah Umat Islam di panggung politik nasional.
Sebelumnya, terbetik pula berita, Irwan Prayitno akan maju dengan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Barat, Irwan Hendra Rahim kubu Ical. Tapi, begitu keluar keputusan Mahkamah Konstitusi tentang anggota legislator harus mundur jika maju di Pilkada, kabarnya Irwan Hendra Rahim, konon kabarnya Ketua DPRD Sumbar itu lebih memilih tak maju, sesuai dengan anekdot Orang Minang;"Mengharapkan burung Punai sedang terbang, tak mungkin burung Balam ditangan dilepaskan."
Kini, bagi Irwan Prayitno dari bisik-bisik orang di sekitarnya, siapapun yang akan mendampinginya tak pula terlalu dipermasalahkan, asalkan orang itu bisa membawa partai untuk berkoalisi dengan PKS.
Lagi-lagi menurut bisisk-bisik orang di ring satu Irwan Prayitno, kini timsesnya masih melakukan lobi-lobi politik dengan Partai Gerindra dan Partai Golkar, Nadem, serta PPP. Sedangan mengenai Nasrul Abit, Irwan Prayitno disebut-sebut pernah menyebutkan, semuanya tergantung mekanis kebijakan partai dan kehendak Ilahi. Bahkan Irwan Prayitno juga telah banyak menerima masukan tentang informasi negatif Nasrul Abit.
Sedangkan Yan Hiksas, meskipun tak pernah tegas menyebutkan akan maju di Pilgub Sumbar, namun tak pula membantah adanya dorongan bagi dirinya untuk maju sebagai wakil Gubernur Sumbar. Bagi Yan Hiksas, Syamsu Rahim merupakan pasangan yang cocok di pasangkan dengan Irwan Prayitno. Semoga.
