BIJAK ONLINE (Kota  Pariaman)—Kepala Desa Taluk, Kecamatan Pariaman Selatan, Khairul, mengajak seluruh anggota Persatuan Olah Raga Buru Babi (Porbi) Padang Pariaman untuk meramaikan acara berburu babi, Minggu, 10 Mei 2015.

"Hama babi telah banyak merusak tanaman masyarakat dan kondisi tersebut sudah sangat merasahkan warga masyarakat," kata Kepala Desa Teluk Kecamatan Pariaman Selatan, Khairul melalui pers relasi di akun media sosialnya, Rabu 6 Mei 2015.  

Kemudian Kades Teluk juga  menghimbau masyarakat  yang memiliki hewan ternak,  seperti kambing, sapi atau jenis ternak lainnya, supaya dikandangkan atau diikat. Tujuannya, agar hewan peliaraan tersebut tidak dimangsa atau diganggu anjing para peburu babi.

Selain binatang ternak, kata kades,  yang perlu lagi diwaspadai juga anak -anak kecil jangan di biarkan bermain dilokasi berburu,  babi bila sudah terdesak, dia akan mengganas kepada yang ada di depannya, ngak tau apa saja yang ada di depannya, akan ditabrak. 

“Kita mengharapkan kepada masyarakat, untuk sama-sama menjaga, binatang ternak dengan anak-anak kecil, supaya tidak timbul musibah dibalik pelaksanaan buru babi ini,” tutur Khairul. 

Desa Taluk yang mempunyai luas lebih kurang 97 kilo meter persegi itu,sekitar 20 hektar masih merupakan lahan yang masih terlantar dan kini tempat serang babi, sudah banyak tanaman masyarakat seperti, pisang, singkong, padi habis dimakan oleh babi tersebut. 

Menurut Khairul pusat perburuan akan dipuasatkan di Dusun  Pasa Ilalang, tepatnya di dekat SMKN 4 Kota Pariaman, direncanakan buru babi ini akan diikuti oleh pencandu buru babi yang tergabung di dalam Persatuan Olah Raga Buru Babi (PORBI) Kota Pariaman. 

“Walau pun demikian,  siapa saja boleh ikut, untuk memeriahkan buru babi tersebut, baik warga Kota Pariaman atau pun warga Kabupaten Padang Pariaman,” tutur Khairul menimpali. (amir)

google+

linkedin