Keterangan foto: Tampak Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Solok, Agus Syahdeman, SE yang didampingi Fajar Ramli, SH, ketika melamar untuk bakal calon Bupati Solok mendatang dan di terma oleh Ketua Partai Hanura Kabupaten Solok, Firmansyah


BIJAK ONLINE (SOLOK)-Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Solok, Agus Syahdeman, SE, secara resmi melamar ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Solok, Kamis (7/5), untuk Bakal Calon Bupati Solok 2015-2020.


Agus Syahdeman datang ke kantor Hanura, didampingi oleh pengurus Partai Hanura lainnya seperti Fajar Ramli, SH, Dt Bandaro dan juga pengurus lainnya. Sementara di Kantor Hanura Kabupaten Solok, Agus Syahdeman disambut oleh para pengurus Partai Hanura, seperti Ketua DPC Hanura Kabupaten Solok, Firmansyah dan juga Sutah Bahri, anggota DPRD Kabupaten Solok dari Partai Hanura. 

Menurut Agus syahdeman, kedatangannya ke Partai Hanura, menandakan bahwa dirinya serius untuk maju sebagai bakal calon Bupati Solok mendatang. “Kedatangan kami ke kantor Partai Hanura, adalah untuk melamar sebagai calon Bupati, sekaligus menyerahkan berkas pendaftaran  untuk diusuting menjadi calon Bupati Solok mendatang,” tutur Agus Syahdeman, yang juga anggota DPRD Kabupaten Solok tersebut.

Agus Syahdeman yang mengaku serius untuk maju sebagai bakal calon Bupati Solok, juga menyerahkan lampiran visi dan misi apabila dirinya terpilih menjadi calon bupati dari partai Demokrat. “Untuk sah diterima KPU menjadi bakal calon Bupati Solok, setidaknya kita harus didukung oleh tujuh kursi yang ada di DPRD Kabupaten Solok. Sementara kursi Demokrat sendiri saat ini hanya ada 4 kursi. “Sebelumnya kita juga sudah melamar ke Partai PAN dan Partai Golkar,” jelas Agus Syahdeman.

Sementara Firmansyah kepada para pengurus Partai Demokrat, menyambut baik rencanan partai Demokrat untuk bergabung dengan partai Hanura untuk melamar sebagai calon bupati Solok.

 “Siapapun yang datang dan juga partai manapun, tentu akan kita terima, sebab tidak ada satu partaipun di Kabupaten Solok yang bisa mengusung kadernya tanpa berkoalisi dengan partai lain,” tutur Firmansyah. Dia juga menjelaskan, bukti dinamisnya perpolitikan saat ini, partai manapun bisa menjadi penentu untuk pilkada mendatang (wandy)

google+

linkedin