BIJAK ONLINE,( Padang)-Syamsu Rahim terpilih kembali, secara aklamasi, menjadi Ketua Umum Pengurus Provinsi Persaudaraan Beladiri Kempo  (Pengprov Perkemi) Sumatera Barat 2015-2019, dalam Musyawarah Persaudaraan Provinsi (Muperprov) Perkemi yang berlangsung di Hotel Daima, Padang, Sabtu, 9 Mei 2015, 

Ketua umum Perkemi Sumbar,Syamsu Rahim mengucakan ribuan terima kasih kepada Pencab-pengcab Perkemi kabupaten dan kota di Sumbar yang telah kembali memberi amanah untuk kedua kalinya.

Muperprov Perkemi  Sumbar  memilih Syamsu Rahim sebagai Ketua formatur  untuk menyusun kepengurusan Perkemi Sumbar periode 2015-2019 selama 30 hari.  Selain itu, musorprov juga telah menyusun  rencana program kerja organisasi. 

Menurut  Syamsu Rahim,  olahraga kempo yang menjadi salah satu cabang olahraga andalan KONI Sumbar pada PON XVIII 2012 di Propinsi Riau, dan  berhasil menyumbang 1 medali emas, 3 medali perak dan 4 perunggu.

Kemudian kata Syamsu,  pada kegiatan Taikay Shorinji Kempo tahun 2011 di Jepang Pengprov Perkemi sumbar berkesempatan memfasilitasi ke berangkatan 2 orang pelatih yakni Sensai Nilo Hadikusumo, VI DAN dari PB Perkemi dan Sempai Burhendra, V DAN dari Perkemi Sumbar. "Setelah itu pada kegiatan study seasion Shorinji Kempo 2013 di Jepang,  Pengprov Perkemi Sumbar juga memberangkatkan satu orang Pelatih Senior Sumbar untuk ujian kenaikan tingkat VI DAN, di Hounbu Jepang, Sensai H. Yanuarizal, SE,MM VI DAN," katanya.

Selama lima tahun terakhir , lanjut Syamsu Rahim, Pengprov Perkemi Sumbar sudah menfasilitasi atlet berprestasi nasional menjadi PNS dilingkungan Pemprov Sumbar, Nofrialdi,SH, Arif Rahman Nasir, Revi Pratama Syam dan Deri Fitri,ST. Untuk tahun 2015-2016, Perkemi Sumbar juga telah mengusulkan calon CPNS melalui jalur prestasi sebanyak enam orang dengan komposisi, 4 orang atlet dan 2 orang pelatih saat ini dalam proses permohonan formasi CPNS  di lingkungan provinsi Sumbar melalui Gubernur Sumbar.

Perkemi Sumbar mengharapkan, cabang olahraga Kempo menjadi kegiatan wajib atau extra kurikulum di sekolah-sekolah( SLTP-SLTA) di Sumbar dan dapat dibina oleh PPLP Sumbar dengan dimasukkan Kempo menjadi olahraga di pertandingkan pada POPNAS. "Saat ini PB Perkemi sedang loby-loby dengan kementrian pemuda dan olahraga namun belum mendapat persetujuan dari PB BAPOPSI Pusat," kata Bupati Solok ini.

Selanjutnya, kata Syamsu Rahim, dalam menghadapi Pra PON yang akan datang Perkemi Sumbar akan mengikuti sebanyak tujuh belas nomor yang di pertandingkan.Juga mengharapkan atlet kempo dapat lolos PON 2016 di propinsi Jawa Barat,Insaallah Empat medali emas akan diraih atlet Kempo Sumbar". Kata Syamsu Rahim yang juga Bupati Kabupten Solok ini.( Chan)

google+

linkedin