BIJAK ONLINE (SOLOK)-Walikota Solok, H. Irzal Ilyas Dt Lawik Basa,mengingatkan agar masyarakat kota Solok, mewaspadai uang palsu (upal), baik saat berbelanja menjelang lebaran atau sesudahnya. 

“Biasanya uang palsu akan kita temui disaat masyarakat sibuk berbelanja dalam mebeli kebutuhan lebaran. Untuk itu, masyarakat diminta waspada dengan peredaran uang palsu tersebut dan juga bila keluar rumah janganlah memakai perhiasan yang berlebihan yang bisa mengundang prilaku jahat,” pesan Irzal Ilyas, Sabtu (4/7). Dijelaskan Irzal Ilyas, meski sampai saat ini di kota Solok belum ditemukan peredaran uang pulsa, tapi alangkah baiknya warga tetap waspada.

Menurut Irzal Ilyas, menjelang bulan Ramadhan, proses perputaran uang akan meningkat. Sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan agar tidak dirugikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. “Masyarakat harus pandai membedakan antara, uang palsu dan yang asli, oleh sebab itu pelajari 3D yakni dilihat, di terawang, dan diraba,” kata Walikota. 

Kemudian, Irzal Ilyas meminta warga untuk bersikap jeli dan teliti dalam melakukan transaksi jual beli. Dan melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan atau menerima uang palsu. Sehingga dapat mencegah sekaligus melakukan pengawasan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Diingatkan Irzal Ilyas, belum lama ini, telah terjadi penangkapan pengedar uang palsu di Dharmasraya. Sehingga dikuatirkan peredaranya telah sampai di Kota Solok, oleh sebab itu warga musti berhati-hati dalam bertransaksi jual beli dimanapun dan kapanpun.

“Kejahatan bisa terjadi kapanpun dan di manapun. Jika ada mengalami aksi kejahatan dan juga uang palsu, silahkan melaporkan dengan segera kepada pihak kepolisian terdekat, agar mata rantainya uang palsu terputus,” pungkasIrzal Ilyas (wan/van)

google+

linkedin