Tek S Foto: Ketua TP PKK Kota Padang Hj. Harneli Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Kebeffrsihan dan Pertamanan H. Afrizal Khaidir menyerahkan  bantuan paket lebaran kepada 200 pemulung di TPA, AIe Dingin, Koto Tangah, Kamis (9/7) (foto  Yurizal).


BIJAK ONLINE (PADANG)-Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Hj Harneli Mahyeldi bersama Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, H Afrizal menyalurkan bantuan kepada masyarakat miskin dan pemulung yang mengais rezeki di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah di Air Dingin Koto Tangah, Kamis, 9 Juli 2015.

Bantuan yang disalurkan tersebut, sudah merupakan program setiap bulan suci Ramadhan. Bantuan berupa paket sembako tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat miskin menghadapi Hari Raya Idil Fitri.

Ketua TP-PKK Kota Padang saat menyalurkan bantuan tersebut mengingatkan masyarakat yang menerima bantuan untuk selalu bersyukur kepada Allah. "Dalam mencari rezeki memenuhi kebutuhan hidup, jangan sampai lupa  menjalakan perintah Allah, yakni shalat lima waktu sehari semalam," kata Hj Hasneli sembari mempertanyakan juga;" Apakah ibuk-ibuk dan bapak-bapak, ada mengerjakan sholat ?".  

Kemudian, Hj Harneli juga mengingatkan dan menganjurkan, agar rajin-rajin beribadah dan mensyukuri nikmat yang diberikan Allah. "Walaupun miskin harta, tapi kaya hati dan pemikiran, dan itu  lebih baik,” saran istri Walikota Padang ini.

Selanjutnya Ketua TP-PKK Kota Padang juga menyalurkan bantuan kepada 17 orang anak-anak yang berprestasi, seperti berhasil juara I,II dan III mulai dari SD sampai SLTA.  Tujuannya untuk lebih memotivasi para anak-anak pemulung menekuni pelajaran. 

Sedangkan Kepala DKP Kota Padang H. Afrizal Khaidir menyampaikan, kepedulian Ketua TP- PKK Harneli Mahyeldi memang tinggi terhadap orang miskin, termasuk para pekerja pemilah sampah (pemulung) di TPA. "Kalau Tahun 2014 lalu, Hj. Harneli juga datang memberikan bantuan paket lebaran, tahun ini kembali diantarnya ke TPA, dan kemudian, Ketua TP-PKK Harneli Mahyeldi, senang berkomunikasi dengan rakyat kecil, dan bisa membaur," katanya.

Menurut Afrizal Khaidir, di dalam areal pembuangan sampah, TPA,  banyak masyarakat yang mencari kehidupan. Mereka setiap hari memilah sampah, dan yang bernlai rupiah untuk dikumpulkannya. Bisa saja sore harinya dijual, sehingga bisa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pendapatan mereka antara Rp 50-80 ribu setiap harinya. Kemudian isi dari paket lebaran tersebut gula pasir, minyak makan dan sirup  cukup membantu dalam merayakan idul fitri nanti.

Kemudian Mei (33) salah seorang pemulung yang juga tinggal di sekitar Air Dingin, mengucapkan terimakasih kepada ibu Harneli Mahyeldi. Semoga pemberiannya bernilai ibadah disisi Allah Swt dan ibu bisa berbagi rasa dengan orang yang kehidupannya susah. Pemberian paket lebaran pada  bulan suci Ramadhan ini akan selalu terkenang dalam dirinya, sebab kepedulian dan perhatiannya terhadap orang –orang miskin di Kota Padang. (Humas Padang)



google+

linkedin