BIJAK ONLINE (Padang)-Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengajak masyarakat untuk melaksanakan I'tikaf di Masjid Raya Sumbar, yang kegiatannya telah dimulai sejak Minggu, 4 Juli 2015 lalu.
"I'tikaf dilaksanakan mulai dari pukul 03.00 WIB dinihari," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, seusai memberikan tausiah Subuh Mubarakah, Rabu, 8 Juli 2015 di Masjid Raya Sumbar.
Menurut gubernur, pelaksanaan i’tikaf sangat dianjurkan kepada umat Islam bulan Ramadhan khususnya di sepuluh hari terakhir. "Tujuan I'tikaf, semoga mendapat hidayah dari Allah," kata politisi PKS ini.
Kemudian, kata gubernur, manfaat dari melaksanakan i’tikaf, agar jiwa raga atau hati lebih terfokus mengingat dan mencintai Allah semata, sehingga terputus dari berbagai kesibukan duniawi. "Selama melaksanakan I'tikaf, jelas pikiran dan hati sanubari akan selalu mengingat Allah dengan perasaan cinta sebagai seorang hamba kepada Allah," kata Irwan Prayitno.
Zikir, kata gubernur lagi, merupakan obat penenang jiwa dan secara langsung akan menghindari seseorang dari kegelisaan dan kegalauan.
Adapun manfaat i’tikaf di antaranya adalah: 1. Terbiasa melakukan shalat lima waktu berjamaah tepat waktu. 2. Terlatih meninggalkan kesibukan dunia demi memenuhi panggilan Allah. 3. Terlatih untuk meninggalkan kesenangan jasmani sehingga hati bertambah khusyu’ dalam beribadah kepada Allah swt. 4. Terbiasa meluangkan waktu untuk berdoa, membaca Al-Quran, berdzikir, qiyamullail, dan ibadah lainnya dengan kualitas dan kuantitas yang baik. 5. Terlatih meninggalkan hal-hal yang tidak berguna bagi penghambaannya kepada Allah swt. 6. Memperbesar kemungkinan meraih lailatul qadar. 7. Waktu i’tikaf adalah waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah dan bertaubat kepada Allah swt.
Jika dihari pertama hanya diikuti sekitar 12 orang jemaah, sejak Selasa, 7 Juli 2015 jumlah yang mengikuti I'tokaf sudah mencapai sekitar 45 orang.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti I'tikaf, makan sahurnya disediakan oleh pengurus Masjid Raya Sumbar. (Yal Aziz)
